Heboh! Pekerja Perempuan Asal NTT Diduga Disekap di Panti Jompo Kota Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || MJ (21), Seorang pekerja wanita di sebuah panti jompo kawasan Bantarjati, Kota Bogor, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyekapan, Jumat (10/10) dini hari.

Wanita yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), itu melaporkan sendiri ke polisi dan rekan-rekannya sesama orang NTT.

Kapolsek Bogor Utara AKP Enjo Sutarjo mengatakan pihaknya yang mendapat laporan itu langsung mendatangi panti jompo tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumat dini hari sekitar hampir jam 1, kami mendapat laporan dugaan penyekapan di panti wredha/panti jompo di kawasan Bantarjati. Saat kami datang ke lokasi, di sana sudah banyak orang NTT, termasuk dari paguyuban mereka,” kata Enjo saat dikonfirmasi, dikutip dari Kumparan.

Baca Juga :  Membawa Dampak Perekonomian, Satgas TMMD ke 127 Kodim 0302/Inhu Buka Akses Jalan Hubungkan 2 Desa

“Yang melaporkannya ini MJ nya langsung. Kami kemudian berbicara dengan salah satu orang di sana. Katanya, dia datang untuk menjemput anak yang bekerja di situ yaitu MJ, 21, perempuan asal NTT,” tambahnya.

Enjo mengatakan MJ bekerja dibagian pembersih di panti tersebut. Dia tidur di kamar belakang. Enjo menyebut, akses di lokasi itu memang dikunci karena di dalam ada para lansia.

“Jadi akses keluar masuknya agak susah supaya lansia enggak gampang kabur,” ujarnya.

“Nah, karena suasana di lokasi sudah ramai dan agak gaduh, akhirnya disepakati bersama antara pihak paguyuban orang NTT, pengelola panti, dan security, untuk mengamankan MJ ke polsek demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Menhan RI Kunjungi Yonif TP 823/Raja Wakaaka di Baubau

Lebih lanjut, Enjo mengatakan MJ dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan karena saat diperiksa dia mengaku dalam kondisi lelah dan pusing.

Enjo mengatakan saat ini kasus dugaan penyekapan tersebut masih dilakukan penyelidikan.

“Sampai saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Belum ada kesimpulan dan belum ditemukan unsur pidana. Pemeriksaan terhadap saksi saksi juga masih berlangsung,” kata Enjo. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI
Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan
Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi
Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita
Diduga Rem Blong, Truk Cold Diesel Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Bonjol Pasaman, 2 Orang Terluka
Diduga Hilang Kendali, Toyota Calya Tabrak Pohon di Tikungan Tong Susu Jalan Sudirman Pekanbaru
Rekonstruksi Kasus IRT di Dairi Tuai Sorotan, Kuasa Hukum Sebut CCTV Bertentangan dengan BAP

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita

Berita Terbaru