Evaluasi Hardiknas dan Hari Buruh, GMNI Sumenep Desak Pemkab Benahi Pendidikan Kepulauan dan Lindungi Pekerja

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sumenep Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sumenep menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kamis (2/5/2024). Aksi yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan sehari setelah Hari Buruh Internasional itu menyoroti pemerataan pendidikan di wilayah kepulauan serta penegakan upah layak bagi pekerja.

Ketua DPC GMNI Sumenep, Roni, menyatakan aksi tersebut sebagai bentuk evaluasi terhadap kebijakan pemerintah daerah. “Kami melihat masih ada buruh yang terpinggirkan dan kondisi pendidikan di kepulauan yang belum memadai,” kata Roni di lokasi aksi.

Baca Juga :  Massa LMP Demo Didepan Polres Palopo, Orator Demo Didorong Oknum Polisi Hingga Terjatuh dan Terbentur

Dalam orasinya, GMNI menyoroti tiga isu utama sektor pendidikan: kesenjangan fasilitas sekolah antara daratan dan kepulauan, minimnya infrastruktur penunjang, serta status guru honorer yang belum jelas. GMNI juga menduga adanya praktik pungutan liar dalam proses pengurusan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) bagi guru honorer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor ketenagakerjaan, Roni menilai implementasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) belum menyentuh seluruh pekerja. “UMK belum dirasakan merata, terutama oleh pekerja informal dan sektor UMKM,” ujarnya.

Wakil Kepala Bidang Organisasi DPC GMNI Sumenep, Muhammadun, menambahkan persoalan keselamatan kerja buruh proyek. “Berdasarkan temuan kami di lapangan, alat pelindung diri seperti helm dan sepatu safety sering kali hanya dipakai saat ada dokumentasi,” kata Muhammadun. Ia juga menyebut upah yang diterima buruh proyek tidak sebanding dengan beban kerja.

Baca Juga :  Breaking News! 4 Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai Ditangkap di Aceh dan Sumut

GMNI Sumenep menyampaikan sembilan poin tuntutan kepada Pemkab Sumenep:
1. Perbaikan infrastruktur sekolah di wilayah kepulauan.
2. Kejelasan pengangkatan status guru honorer.
3. Optimalisasi insentif guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
4. Pemerataan program pelatihan guru tanpa biaya.
5. Digitalisasi inklusif untuk sekolah di pelosok.
6. Pengusutan dugaan pungutan liar pengurusan NUPTK.
7. Penindakan terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan UMK.
8. Pembukaan ruang dialog antara pemerintah dan serikat buruh.
9. Pengesahan Peraturan Bupati tentang perlindungan pekerja nonformal.

“Kami akan terus mengawal tuntutan ini. Pekerja nonformal adalah penyangga ekonomi daerah dan memerlukan payung hukum,” tegas Roni.

Baca Juga :  “Blue Light Patrol Ditlantas Polda Riau Ditingkatkan Pasca Gangguan Kelistrikan Sumbagut”

Hingga berita ini ditulis, Pemkab Sumenep belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi dan tuntutan tersebut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Tim Labfor Polda Sumut Lakukan Penyelidikan ke SPPG Karo Sempajaya
Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”
Razia Rokok Ilegal, 2 Oknum Satpol PP dan WH Aceh Utara Terekam CCTV Diduga Masukan Rokok ke Saku
Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI
Perselisihan di Jalan Menuju Bandara Padang Berakhir Damai, Kombes Teddy Fanani dan Bili Saling Memaafkan
Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Tim Labfor Polda Sumut Lakukan Penyelidikan ke SPPG Karo Sempajaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Rekaman CCTV Jadi Sorotan, Kuasa Hukum AKBP Faisal Klaim Tak Ada Bukti “Cium-Cium”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Razia Rokok Ilegal, 2 Oknum Satpol PP dan WH Aceh Utara Terekam CCTV Diduga Masukan Rokok ke Saku

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Viral! Mahasiswa Ahli Gizi dan Ahli Pengobatan Gratis Sedunia Banjir Pujian Bedah Buku Skala International di UI

Berita Terbaru