Diduga Dibekingi Kades, Polres Akan Tetap Tertibkan Tambang Galian C Ilegal di Sumenep

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Polres Sumenep, Jawa Timur bakal menertibkan aktivitas tambang galian C yang mokong beroperasi meski tanpa dilengkapi dokumen resmi atau ilegal.

“Kalau ilegal bisa ditindak,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi media ini, Senin,

Sebelum melakukan penindakan kata Widi akan melakukan penelusuran keberadaan galian C atau yang disebut tambang batuan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti kita cek dulu ke Perizinan mengenai statusnya itu. Karena kita tidak boleh menjastis itu ilegal,” jelas dia.

Pengamat Hukum Syafrawi mengatakan, keberadaan tambang tersebut dinilai telah melanggar aturan. Sesuai hasil amatannya pengusaha tanpa memiliki izin sebagaimana yang dimanagkan dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Baca Juga :  Modus VCS, Polda Riau Ringkus Dua Orang Pelaku Dugaan Pemerasan yang Mencapai Rp 1.6 M

Oleh sebab itu Ketua Peradi Madura Raya ini meminta untuk menindak pengusaha yang beroperasi tanpa memiliki dokumen resmi.

”Kami rasa aturannya sudah jelas untuk menjadi pijakan, saat ini tinggal menunggu ketegasan pemerintah daerah dan pihak terkait. Ini untuk menyelamatkan sumber daya alam dari orang yang tidak bertanggungjawab,” tegas dia.

Sebelumnyan diberitakan, aktivitas tambang galian C saat ini tetap beroperasi. Salah satunya di area wisata religi Asta Tinggi atau Pesarenan Raja-Raja di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota. Selain itu juga di Kecamatan Batuan. (Ions)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung
Modus Penipuan Digital Kian Canggih, INDODAX Minta Masyarakat Waspadai Situs dan Layanan Palsu
Aksi Brutal 11 Debt Collector di Serang! 2 Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok, 2 Pelaku Ditangkap
Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
Sehari Usai Dadan Hindayana Dicopot Istana, Kantor BGN Digeledah Kejagung
Memasuki Babak Baru, Polemik LCC 4 Pilar MPR di Kalimantan Barat Masuk ke Meja Hijau
Kasum TNI Tinjau Pemeriksaan Kontainer Mineral Hasil Penindakan TNI AL di Batam
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:25 WIB

Polisi Tangkap 2 Preman Kampung Penganiaya Pasutri di Terowongan Tembung

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:12 WIB

Modus Penipuan Digital Kian Canggih, INDODAX Minta Masyarakat Waspadai Situs dan Layanan Palsu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:30 WIB

Aksi Brutal 11 Debt Collector di Serang! 2 Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik SPPG, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:27 WIB

Sehari Usai Dadan Hindayana Dicopot Istana, Kantor BGN Digeledah Kejagung

Berita Terbaru