Berikut Profil 3 Panglima Pasukan Elite TNI: Djon Afriandi, Endi Supardi dan Deny Muis

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menunjuk tiga jenderal bintang tiga untuk memimpin pasukan elite tiga matra di bawah restrukturisasi organisasi TNI. Perubahan struktur ini setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025 tentang struktur organisasi TNI.

TNI menaikkan pangkat tiga komandan pasukan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat). Sehingga komandan akan dipimpin oleh panglima berpangkat letnan jenderal.

Tiga bintang tiga yang akan menjadi panglima satuan elit ini antara lain, Mayor Jenderal TNI Djon Afriandi sebagai Panglima Kopassus (Pangkopassus), Mayjen TNI (Marinir) Endi Supardi menjadi Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Marsekal Muda (Marsda) Deny Muis sebagai Panglima Korps Kopasgat (Pangkorpasgat). Berikut profil ketiga jenderal tersebut.

Djon Afriandi

Sebelum menjadi Panglima Kopassus, Djon Afriandi sudah menjadi komandan pasukan baret merah Kopassus sejak dilantik 8 Maret 2024 dengan pangkat mayor jenderal.

Saat itu, Djon menjadi Danjen Kopassus menggantikan posisi Mayjen TNI Deddy Suryadi yang dimutasi menjadi Pangdam IV/Diponegoro sesuai Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/216/II/2024 tertanggal 21 Februari 2024).

Pria kelahiran Payakumbuh ini besar di keluarga militer. Ayahnya juga seorang pensiunan jenderal TNI, yakni Mayjen TNI (Purn) Afifuddin Thaib. Djon menempuh pendidikan formalnya di Bandung, yakni SDN Sukarasa 3-5 Bandung, SMPN 5 Bandung, dan SMAN 2 Bandung. Djon sendiri merupakan lulusan Akademi Militer 1995 dan menjadi lulusan terbaik di angkatannya atau peraih Adhi Makayasa.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Riau Limpahkan Kasus Isranda ke Polres Kampar

Djon pernah menjabat sebagai Komandan Peleton 3/2 Batalion 13 Grup 1/Kopassus pada 1997. Pada tahun yang sama ia ditunjuk menjadi Komandan Peleton 2/2 Batalion 13 Grup 1/Kopassus. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Peleton 2/1 Batalion 11 Grup 1/Kopassus tahun 1998, Komandan Peleton 1/1 Batalion 11 Grup 1/Kopassus tahun 1998, Danki 3 Batalion 11 Grup 1/Kopassus 2001, dan Pasilat Ops Grup 1/Kopassus 2002.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus
DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak
Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta
Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan
Perkuat Soliditas, Kapolri dan Jajaran Silaturahmi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf
Polisi Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi TPPU PT ASABRI
Rakyat di Minta Laporkan Korupsi MBG Lewat Tiktok, Prabowo: Saya Selesaikan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus

Senin, 20 Juli 2026 - 22:14 WIB

DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:34 WIB

Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:10 WIB

Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG

Senin, 13 Juli 2026 - 22:01 WIB

Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan

Berita Terbaru