Bareskrim Polri Turun Tangan Dalam Penanganan Dugaan Kasus Keracunan Massal MBG

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri memberikan asistensi dalam penanganan kasus dugaan keracunan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan polda jajaran.

“Kami melakukan asistensi proses penanganannya supaya kami bisa dapatkan fakta untuk keamanan pangan itu sendiri,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Helfi Assegaf di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/9) seperti dilansir Antara.

Asistensi itu meliputi pengecekan proses penjagaan keamanan makanan yang akan disajikan, mulai dari hulu hingga hilir.

“Nanti dari hasil pengecekan dan asistensi itu, tentunya muaranya memberikan rekomendasi kepada pemerintah terutama kepada penyelenggara MBG itu sendiri,” katanya.

Dittipideksus Bareskrim Polri telah mengunjungi beberapa daerah untuk memberikan asistensi, salah satunya di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Pada Rabu (24/9), tim penyidik Bareskrim Polri meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banggai Kepulauan usai insiden dugaan keracunan program MBG.

“Kami mendampingi tim Bareskrim yang datang langsung untuk melihat kondisi di lokasi,” kata Kapolres Banggai Kepulauan Ajun Komisaris Besar Polisi Ronaldus Karurukan.

Baca Juga :  Asmanidar, S.H.: "Raisa dan Sabrina Cerai 'Secara Baik-Baik Saja', Emang Bisa?"

Tim yang dipimpin Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II dari Dittipideksus Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Afrisal tiba di lokasi pada Rabu (24/9), untuk melakukan pemeriksaan lapangan sekaligus mengumpulkan data dan informasi terkait kasus tersebut.

Kapolres mengatakan pihaknya mendampingi penyidik dalam peninjauan menyeluruh di dapur SPPG, yang diduga menjadi sumber tempat makanan diolah.

Tim penyidik berdialog dengan karyawan Badan Gizi Nasional (BGN) dan memeriksa setiap ruangan di dapur untuk mengidentifikasi potensi penyebab kejadian.

Sementara itu, data Rumah Sakit Trikora Salakan mencatat sebanyak 335 siswa mengalami gejala sakit perut dan mual setelah mengonsumsi makanan pada hari kejadian, Rabu (17/9).

Baca Juga :  Koramil 11/Pasar Kemis Gelar Patroli Malam Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

Kapolres menegaskan bahwa status kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan tim masih terus berupaya mengumpulkan bukti yang kuat. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terduga Pelaku Curanmor Tewas Ditabrak Pemilik Kendaraan di Lumajang
Propam Tindak Oknum Polisi yang Diduga Minta Jatah Makan Food Truck Bolosego di Alkid Jogya
Polisi Tetapkan Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City sebagai Tersangka
Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah
Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul
Pemilik Food Truck di Yogyakarta Curhat Kena Pungli Rp1 Juta Perhari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Oknum Polisi
Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City
Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:52 WIB

Terduga Pelaku Curanmor Tewas Ditabrak Pemilik Kendaraan di Lumajang

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

Propam Tindak Oknum Polisi yang Diduga Minta Jatah Makan Food Truck Bolosego di Alkid Jogya

Sabtu, 19 September 2026 - 20:56 WIB

Polisi Tetapkan Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City sebagai Tersangka

Sabtu, 19 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 22:32 WIB

Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul

Berita Terbaru