Home / Riau / Siak

Anak Gajah Terperosok Didalam Septi Tank Menjadi Pemicu Kawanan Gajah Ngamuk di Siak

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Bupati Siak Afni Zulkifli angkat bicara terkait peristiwa kawanan Gajah Sumatra yang mengamuk di mess karyawan PT Arara Abadi, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, Minggu (22/2/2026) pagi.

Afni menjelaskan, insiden tersebut dipicu karena seekor anak gajah yang baru berusia sekitar satu bulan terperosok ke dalam septic tank di sekitar kawasan tersebut.

“Gajah yang mengamuk di Siak tepatnya di Desa Rantau Bertuah itu diakibatkan karena anaknya terperosok masuk ke septic tank. Kawanan gajah ini sebelumnya tak pernah mengganggu, cuma lewat saja. Kali ini mengamuk dia, karena anaknya itu,” kata Afni, Minggu (22/2/2026).

Ia menyebutkan, berkat kerja sama berbagai pihak, anak gajah tersebut berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke kawanan induknya.

“Alhamdulillah berkat kerja sama BKSDA, perangkat daerah dan unsur TNI-Polri yang membantu, kemudian gajah kecil yang baru satu bulan ini bisa dikeluarkan dan dikembalikan ke kawanannya,” ungkapnya.

Afni bahkan menggambarkan momen haru saat anak gajah tersebut dikembalikan.

“Tadi pun ketika dikembalikan, telinga dari induknya tidak mengeras (tanda marah). Telinganya mengibas-ngibas lembut, seolah memberi ungkapan terima kasih karena anaknya sudah dikembalikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj Penghulu Bagan Sinembah Penyegaran Perangkat, Berdampak Kepada Keuangan Desa

Dari kejadian ini, Afni mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan saling melindungi sesama makhluk hidup, mengingat masyarakat Riau, khususnya di Kabupaten Siak, hidup berdampingan dengan satwa liar tersebut.

“Kita belajar bahwa gajah juga punya insting seperti seorang ibu. Seperti seorang manusia yang melindungi anaknya. Jadi, kita seharusnya juga saling melindungi sesama makhluk hidup,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak 11 ekor gajah Sumatra sempat mengamuk di mess karyawan PT Arara Abadi.

Akibatnya, lima petak rumah karyawan dilaporkan hancur dan sejumlah sepeda motor mengalami kerusakan berat.

Baca Juga :  Babinsa Pelda Sumarno Lakukan Komsos dengan Warga Binaan di Desa Kuantan Babu

Satu blok rumah dilaporkan mengalami kerusakan paling parah, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan
Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Jumat Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Sembako untuk Warga Sidomulyo Barat
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026
Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah TNTN ‘Nona Seroja’, Simbol Harapan Konservasi
Aset Negara Diduga Diacak-Acak, KNPI Riau Minta Penegakan Hukum Tegas di Lahan Sawit HPT

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:29 WIB

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:11 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Berita Terbaru