Sat Resnarkoba Polres Siak Bekuk Dua Bandar Shabu di Dayun, Barang Bukti dan Pelaku Diamankan

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Siak – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Siak kembali menorehkan prestasi dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dua orang bandar sekaligus pengedar narkotika jenis shabu berhasil diamankan bersama barang bukti seberat kotor 4,01 gram dalam operasi di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Kamis (7/8/2025).

Kedua pelaku yang ditangkap adalah RD (27) warga Kampung Sawit Permai, Kecamatan Dayun, dan BF (25) warga Kampung Sri Gading, Kecamatan Lubuk Dalam.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba AKP Tony menjelaskan, Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat pada Rabu malam (6/8/2025) yang menyebut adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah Dayun. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal melakukan penyelidikan intensif.

Pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB, tim mendapatkan informasi keberadaan RD di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua paket shabu yang disembunyikan dalam dua kotak berlakban di tumpukan kain dalam kamar pelaku.

Hasil interogasi mengungkap bahwa shabu tersebut diperoleh dari BF. Tim kemudian bergerak cepat dan mengamankan BF di Simpang Km 11. BF mengaku masih menyimpan satu paket shabu di rumahnya di Kampung Sri Gading. Penggeledahan pun dilakukan, dan polisi menemukan barang bukti tersebut tersimpan di dalam dompet di bawah tempat tidur. BF mengaku mendapat barang haram itu dari seorang pria berinisial ST yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Juga :  Terus Gencar Perkuat Sinergitas dengan APH, Kalapas Pekanbaru Kunjungi Pengadilan Negeri Pekanbaru

Barang bukti yang diamankan dalam operasi ini antara lain 3 paket shabu, 4 pack plastik klip bening, 2 pipet modifikasi, 2 timbangan digital, uang tunai Rp1,05 juta, 3 unit handphone, serta sebuah tas berwarna hitam.

AKP Tony menyatakan bahwa hasil tes urine menunjukkan kedua tersangka positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine. “Kami berkomitmen untuk terus memberantas jaringan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Siak, demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegasnya.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Siak untuk proses hukum lebih lanjut, sementara polisi masih memburu pelaku lain yang masuk dalam jaringan ini. (Rls)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki
Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Keributan di Kebun PT Adei Bengkalis, Security Diserang dan Kendaraan Dirusak
Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa yang Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Dicopot
Terduga Pelaku Curanmor Tewas Ditabrak Pemilik Kendaraan di Lumajang
Gerak Cepat, Polantas Karib Riau Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Pengemudi Truk di Tol Permai
Polisi Tetapkan Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City sebagai Tersangka

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Keributan di Kebun PT Adei Bengkalis, Security Diserang dan Kendaraan Dirusak

Jumat, 25 September 2026 - 17:32 WIB

Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa yang Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Dicopot

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page