Dugaan Curas di Jalan Kurnia 2 Rumbai, Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Rumah

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di wilayah Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (29/04/2026).

Seorang wanita lanjut usia berinisial DIS (60) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bagian dapur rumah dengan posisi tertelungkup. Di sekitar lokasi juga ditemukan bercak darah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh suami korban sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 08.00 WIB, suami korban sempat mengajak korban keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan, namun korban memilih tetap tinggal di rumah.

Baca Juga :  Tunggak Tagihan Hotel Hingga Rp15 Juta, Petugas BNN Gadungan Asal Inhu Diringkus Polisi

Saat kembali, suami korban mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka dan kondisi kamar sudah berantakan. Ia kemudian mencari korban hingga akhirnya menemukan istrinya telah meninggal dunia di dapur.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi pihak keluarga serta kepolisian dari Polsek Rumbai.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kapolsek Rumbai, Kompol Budi Pramana melalui Kanit Reskrim Iptu Dodi Vivino membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Antusias Sambut Pawai Taaruf MTQ Ke-43 di Bengkalis

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Untuk penyebab pasti meninggal dunia masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Sementara pelaku masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi guna mengungkap pelaku dalam kasus tersebut. **SUARANEWS86.COM

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urai Kemacetan, Simpang Lampu Merah SKA Bakal Ditutup, U Turn Jalan Tuanku Tambusai akan Dilebarkan
Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali
Peduli Sesama, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Bantuan Sembako Lewat Program LIRA Berbagi di Marpoyan Damai
Polisi akan Berikan Reward kepada Nenek Jukir di Brebes yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Pekanbaru akan Segera Dibuka, Berikut Link Pendaftarannya!
Asah Profesionalisme Prajurit, Kodim 0302/Inhu Gelar Latbakjatri Semester I 2026
Semarak Tahun Baru Islam di Lapas Narkotika Rumbai, WBP Berprestasi Terima Penghargaan
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Salurkan 1.198 Paket Bansos, Air Bersih hingga Bedah Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:18 WIB

Urai Kemacetan, Simpang Lampu Merah SKA Bakal Ditutup, U Turn Jalan Tuanku Tambusai akan Dilebarkan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:16 WIB

Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:07 WIB

Peduli Sesama, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Bantuan Sembako Lewat Program LIRA Berbagi di Marpoyan Damai

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Pekanbaru akan Segera Dibuka, Berikut Link Pendaftarannya!

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:21 WIB

Asah Profesionalisme Prajurit, Kodim 0302/Inhu Gelar Latbakjatri Semester I 2026

Berita Terbaru