Mutasi Jabatan Sumenep, Antara Bayang-bayang Sang Paman dan Politik Balas Budi

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Mutasi jabatan di tubuh Pemkab Sumenep seharusnya menjadi kabar baik, penyegaran, penataan ulang birokrasi agar lebih gesit dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tapi sayangnya, yang beredar justru kabar tak sedap. Ada dua aroma yang menguar sebelum surat keputusan diteken: aroma kekeluargaan, dan aroma balas budi politik. Keduanya beracun.

Bayang-bayang sang paman, yang dikenal luas sebagai figur dominan di lingkar kekuasaan, kabarnya terlalu panjang menjulur ke dalam dapur pemerintahan. Dalam politik, paman bukan sekadar kerabat—ia bisa menjadi simbol dari penyakit lama: nepotisme. Jika kekuasaan mulai tunduk pada relasi darah ketimbang kualitas sumber daya, maka publik berhak resah. Bupati bukan sedang memimpin, tapi sedang digiring.

Baca Juga :  Tellasan Topak 2026: Sinergi Ulama, Yayasan dan Seniman Lestarikan Tradisi

Yang kedua tak kalah berbahaya: balas jasa kepada para loyalis Pilkada. Pejabat-pejabat yang dahulu berjibaku memenangkan kekuasaan, kini berharap mendapat “bayaran” berupa kursi empuk di jabatan strategis. Kita tahu, ini bukan praktik baru. Tapi jika terus dipelihara, maka birokrasi akan kehilangan ruhnya: meritokrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat birokrasi bukan pasukan pemenangan. Mereka adalah pelayan rakyat. Ketika mereka dipilih bukan karena kemampuan, melainkan karena jasa masa lalu, maka rakyatlah yang sesungguhnya sedang dikorbankan.

Bupati Sumenep punya kesempatan membuktikan bahwa ia bukan boneka kekuasaan keluarga, dan bukan juga mandor proyek politik lima tahunan. Profesionalisme dalam mutasi ini bukan sekadar etika, tapi harga diri pemerintahannya. Jika ia menyerah pada tekanan dari dalam, maka sejarah hanya akan mencatat namanya sebagai bupati yang gagal menjadi tuan atas rumahnya sendiri.

Baca Juga :  Usai Temui Pacar di Bukittinggi, Perempuan Asal Pekanbaru Ditemukan Terapung di Danau Maninjau Agam

Kita tidak butuh pejabat yang dekat, kita butuh pejabat yang bisa kerja. Jangan biarkan birokrasi menjadi panggung drama keluarga atau ladang balas jasa. Jika jabatan diberikan bukan pada yang mampu, maka itu bukan mutasi. Itu adalah transaksi.

Dan Sumenep, terlalu berharga untuk dijadikan korban dari politik transaksional yang dikemas dalam bungkus silaturahmi atau loyalitas. (Ion’s)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Video Siswa Jambak Guru di Langsa, Ternyata Prank Kejutan Ulang Tahun Guru
LBH Taretan Siap Turun ke Jalan Atas Dugaan Pemerasan dan Kriminalisasi
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara Rp585 Juta
Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik
462 Prajurit TNI AD akan Naik Golongan dari Tamtama ke Bintara
Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali
Hari Bumi Nasional 2026, Fraksi Demokrat Sumenep Ajak Warga Perkuat Aksi Nyata Jaga Lingkungan
TNI AL Benarkan Kapal Perang AS Terdeteksi Berada di Selat Malaka Perairan Timur Belawan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:31 WIB

Viral Video Siswa Jambak Guru di Langsa, Ternyata Prank Kejutan Ulang Tahun Guru

Kamis, 23 April 2026 - 20:27 WIB

Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara Rp585 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 12:31 WIB

Bitcoin Menguat Mendekati US$79.500, INDODAX: Momentum Positif di Tengah Dinamika Geopolitik

Rabu, 22 April 2026 - 18:24 WIB

462 Prajurit TNI AD akan Naik Golongan dari Tamtama ke Bintara

Rabu, 22 April 2026 - 17:36 WIB

Dorong Ekosistem Kripto Yang Inklusif, INDODAX Resmikan Perluasan Kantor Baru di Bali

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polisi Tangkap 4 Orang Debt Collector yang Aniaya Debitur di Pekanbaru

Minggu, 26 Apr 2026 - 13:50 WIB