SUARANEWS86.COM || INHU — Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., dan sejumlah pejabat terkait meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (16/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi penanganan karhutla yang terjadi di lahan milik masyarakat. Berdasarkan paparan Kalaksa BPBD Kabupaten Inhu, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 150 hektare, sementara sekitar 50 hektare telah berhasil ditangani.
Pangdam XIX/TT bersama rombongan tiba di Lapangan Sepak Bola Dusun Suka Mulya, Desa Kuala Cenaku, sekitar pukul 12.25 WIB menggunakan helikopter P-3306. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Dermaga Penyeberangan Blok B menggunakan kendaraan roda dua jenis Kawasaki KLX.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari dermaga, rombongan menuju Posko 1 Karhutla Desa Pulau Jumat. Di lokasi tersebut, Pangdam XIX/TT bersama Kapolda Riau menerima paparan mengenai perkembangan terbaru penanganan karhutla.
Dalam paparan disampaikan bahwa penanganan karhutla melibatkan 566 personel gabungan, termasuk masyarakat peduli api (MPA). Dukungan juga diberikan PT SRL berupa tiga unit excavator dan dua unit swilling untuk membantu proses penanganan di lapangan.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI Mohammad Syech Ismed, S.E., M.Han., Kalaksa BPBD Provinsi Riau M. Edy Afrizal, S.E., M.H., Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Edison Ludi Bard Sitanggang, S.I.K., serta Asops Kodam XIX/TT Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani, S.E., M.Han.
Selain meninjau penanganan karhutla, Pangdam XIX/TT bersama rombongan juga melaksanakan salat istisqa di Posko 1 Karhutla Desa Pulau Jumat sekitar pukul 14.00 WIB.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, rombongan meninggalkan Posko 1 menuju Dermaga Blok B pada pukul 14.57 WIB dan selanjutnya menuju Lapangan Sepak Bola Dusun Suka Mulya.
Sekitar pukul 15.40 WIB, Pangdam XIX/TT bersama rombongan meninggalkan lokasi menggunakan helikopter menuju Pekanbaru.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait dalam menangani karhutla di Kabupaten Inhu.
Selain penanganan di lapangan, patroli, pemantauan titik api, serta edukasi kepada masyarakat juga diperlukan sebagai langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak kembali terjadi. **
(Pras)
























