Tak Bisa Dijangkau Jalur Darat, 13 Prajurit Kopasgat Diterjunkan Padamkan Karhutla di Kerumutan

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sebanyak 13 prajurit Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Batalyon 462 Pekanbaru diterjunkan langsung ke jantung kawasan kebakaran hutan dan lahan hutan (karhutla) di Kerumutan Kabupaten Pelalawan.

Misi pasukan elit TNI Angkatan Udara (AU) ini membantu pemadaman api di kawasan berstatus suaka margasatwa tersebut. Mereka diterjunkan menggunakan helikopter caracal dari Skadron Udara 8.

“Lokasinya di wilayah Kerumutan, total personil Kopasgat kita terjunkan ada 13 orang,” kata Danlanud Rsn melalui Kadisops  Kolonel Pnb Andri Setiawan, Jumat (28/8/29).

Penerjunan pasukan dilakukan setelah Satgas Penanggulangan Karhutla menemukan adanya titik kebakaran yang berada di kawasan tanpa akses jalan. Kondisi tersebut membuat pemadaman dari darat tidak dapat dilakukan secara optimal.

Sebelum penerjunan pasukan, pihak Lanud telah berkoordinasi bersama Asops Kodam XIX/Tuanku Tambusai, serta unsur Satgas Karhutla lainnya untuk mencari langkah cepat mengatasi titik api tersebut.

“Setelah dilakukan koordinasi dengan unsur terkait, ditemukan titik api yang tidak terjangkau oleh satgas darat. Karena itu, kita menindaklanjutinya dengan menerjunkan pasukan melalui udara,” jelas Andri.

Baca Juga :  Desheriyanto Tegaskan Penataan Kabel Fiber Optik Jadi Perhatian Serius Pemko Pekanbaru

Saat helikopter tiba di lokasi, para prajurit tanpa keraguan langsung bergerak menuju titik kebakaran untuk melakukan pemadaman. Mereka dikerahkan untuk menangani api secara langsung sekaligus mencegah kobaran meluas ke kawasan hutan lainnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi penanggulangan Karhutla di Riau yang dilakukan secara terpadu. Selain pengerahan pasukan darat, penanganan Karhutla juga diperkuat dengan operasi udara, seperti water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Penerjunan 13 prajurit tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan akses tidak menjadi penghalang bagi Satgas Karhutla untuk menjangkau titik-titik api yang berada jauh di dalam kawasan hutan. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal
PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan
Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi
BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol
Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Berpeluang Kembali Tatap Muka pada Rabu 23 September
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM
FMK2S Riau Jelaskan Makna “Stop Intimidasi”, Video dan Poster di TikTok SMAN 8 Pekanbaru Justru Hilang
Panen Lele di Lapas Narkotika Rumbai, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal

Rabu, 23 September 2026 - 08:52 WIB

PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 07:55 WIB

Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:38 WIB

BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol

Selasa, 22 September 2026 - 12:52 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru