Waka MPR RI Minta Maaf, LCC 4 Pilar di Kalbar akan di Evaluasi

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan permohonan maaf atas insiden penilaian pada Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dewan juri dan sistem perlombaan.
Akbar menyayangkan insiden tersebut dan menekankan pentingnya juri bersikap objektif serta responsif terhadap keberatan peserta di lapangan.

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Akbar, dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar pada Sabtu (9/5/2026) di Pontianak. Ajang ini diikuti sembilan sekolah menengah atas di Kalbar, dengan tiga finalis yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Baca Juga :  Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit”

Polemik kemudian mencuat di media sosial saat sesi rebutan jawaban pada pertanyaan: ‘DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?’

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi yang pertama menjawab. “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar seorang siswi dari regu C.

Namun, dewan juri memberikan nilai minus 5 untuk jawaban tersebut dan kembali melempar pertanyaan ke peserta lain. Regu B dari SMAN 1 Sambas kemudian menjawab dengan redaksi yang sama.

Baca Juga :  Gubernur Riau Abdul Wahid Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops PETI Kuantan 2025 Polda Riau

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” jawab peserta regu B.

Juri kemudian menyatakan jawaban Regu B benar.

“Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh,”.

Keputusan itu memicu protes dari Regu C.

“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti regu B,”.

Pihak juri beralasan Regu C tidak menyebutkan adanya ‘pertimbangan DPD’. Namun, Regu C membantah dan bahkan meminta audiens memberikan kesaksian atas jawaban mereka.

Meski demikian, hasil akhir pertandingan tetap tidak berubah. Regu B dari SMAN 1 Sambas keluar sebagai pemenang dan mewakili Kalimantan Barat, karena unggul secara keseluruhan dari Regu C.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-67 Korem 031/WB, Dandim 0302/Inhu Pimpin Ziarah di TMP Karya Bakti Rengat Barat

Menanggapi polemik tersebut, Akbar Supratman menegaskan akan melakukan evaluasi penuh terhadap pelaksanaan lomba, termasuk aspek teknis hingga mekanisme banding.

Ia juga menyoroti adanya unsur kelalaian panitia dan juri, termasuk soal teknis tata suara serta mekanisme keberatan yang perlu diperbaiki agar kesalahan serupa tidak terulang.

“Saya melihat, Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” tegasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page