Kasus Pemukulan Waketum PSI “Bro Ron” Memasuki Babak Baru, 2 Terduga Pelaku Laporkan Balik Korban ke Polisi

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kasus dugaan penganiayaan terhadap Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga alias “Bro Ron”, memasuki babak baru. Dua terduga pelaku yang sebelumnya diamankan kini justru melaporkan balik korban ke polisi.

Laporan tersebut diajukan ke Polsek Metro Menteng dengan tuduhan penganiayaan. Salah satu pelapor berinisial I mengaku dirinya lebih dulu menjadi korban dalam insiden yang terjadi di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut I, peristiwa bermula dari cekcok yang kemudian berujung pada kontak fisik. Ia mengeklaim bahwa Bro Ron melakukan pemukulan terlebih dahulu disertai ucapan yang dianggap tidak pantas.

“Saya dipukul lebih dahulu dan mendapat ucapan yang tidak pantas,” ujar I usai menjalani pemeriksaan, Selasa (5/5/2026).

Melansir dari laman BeritaSatu, I menjelaskan, tindakan balasan yang dilakukan dirinya bersama rekannya berinisial R merupakan reaksi spontan dalam situasi yang memanas, bukan sesuatu yang direncanakan. Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk pembelaan diri.

Selain itu, I juga menyoroti video kejadian yang beredar luas di media sosial. Menurutnya, rekaman tersebut tidak menampilkan kronologi secara utuh dan berpotensi menimbulkan opini yang keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Pagi dan Siang

“Video yang viral hanya potongan, sehingga kami langsung dianggap pelaku bayaran,” katanya.

Pihak pelapor juga mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka mengalami luka di bagian lengan setelah diduga terkena lemparan kursi dalam insiden tersebut.

Kedua pelapor meminta aparat kepolisian untuk bersikap objektif dalam menangani perkara ini. Mereka mendorong agar rekaman CCTV di lokasi kejadian dibuka serta seluruh saksi diperiksa guna mengungkap kronologi secara menyeluruh.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami laporan dari kedua belah pihak. Sejumlah alat bukti tengah dikumpulkan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Baca Juga :  Bitcoin Terkoreksi ke Sekitar US$70.000 Pasca FOMC, INDODAX: Sentimen Tertekan Suku Bunga Tinggi

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video insiden tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat
Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Satintelkam Polres Lamongan Gerak Cepat Ungkap Vidio Viral Diduga Pocong yang Meresahkan Masyarakat
Diduga Keracunan Asap Genset Masjid saat Lampu Padam, 2 Remaja di Tanah Datar Tewas dan 1 Kritis
Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi
Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter
Silaturahmi di Akpol Semarang, IRJEN POL Daniel Tahi Monang Silitonga Tunjukkan Sosok Humanis
Tuai Sorotan! Anggaran LCC 4 Pilar MPR RI 2026 Mencapai Rp 30,7 Milyar, Tapi Hadiah Bagi Juara Hanya Rp 10 Juta

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:10 WIB

BOSDA 2024 Belum Dibayar, BASMI: Jangan Korbankan Pendidikan Demi Kepentingan Pejabat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:12 WIB

Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:14 WIB

Satintelkam Polres Lamongan Gerak Cepat Ungkap Vidio Viral Diduga Pocong yang Meresahkan Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:01 WIB

Diduga Keracunan Asap Genset Masjid saat Lampu Padam, 2 Remaja di Tanah Datar Tewas dan 1 Kritis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:55 WIB

Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi

Berita Terbaru