Tegur Bocah Main Mikrofon, Imam Masjid di Palopo Dikeroyok Sejumlah OTK

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang imam masjid bernama Ahmad (62) menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal di depan Masjid As Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (29/4/2026) sore usai salat Asar.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan tubuh hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Ahmad mengaku diserang secara tiba-tiba saat hendak pulang setelah memimpin salat Asar. Dia dipukul dari arah belakang hingga terjatuh karena tersandung tumpukan pasir di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dipukul tiba-tiba dari belakang. Waktu coba mundur, saya jatuh karena ada tumpukan pasir di lokasi. Di situ saya dipukuli terus, dada saya diinjak, bahkan ada yang memukul pakai batu bata,” kata Ahmad kepada wartawan.

Peristiwa itu diduga dipicu oleh teguran Ahmad kepada sekelompok bocah yang bermain di area masjid menjelang waktu salat Asar. Anak-anak itu disebut bermain menggunakan pengeras suara masjid untuk bercanda, bahkan sempat memainkan azan melalui mikrofon padahal belum waktunya untuk mengumandangkan azan.

Baca Juga :  Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Emick Chandra Nasution jadi Narasumber di Seminar Perfektif Baru

Anak korban, Harun, mengatakan ayahnya hanya berniat menegur para bocah agar tidak mengganggu aktivitas ibadah di masjid. Ahmad bahkan disebut sempat menjitak salah seorang anak sebagai bentuk pembinaan.

“Waktu itu belum masuk salat Asar, mereka main-main pakai mikrofon masjid. Ada juga yang azan cuma untuk bercanda. Bapak cuma menegur supaya tidak diulangi lagi,” ujar Harun, terpisah.

Harun menegaskan ayahnya tidak memiliki niat menyakiti anak-anak tersebut. Ia menyebut para bocah itu sebelumnya juga beberapa kali ditegur lantaran diduga merusak fasilitas masjid, termasuk melempari kaca bangunan.

“Memang pernah juga ditegur karena sering bermain berlebihan di sekitar masjid sampai ada kaca yang kena lempar,” katanya.

Baca Juga :  Berikut Cara dan Syarat untuk Mendapatkan Rp10 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Usai memimpin salat Asar, Ahmad berjalan pulang menuju rumahnya yang berada tidak jauh dari masjid. Namun, saat berada di depan masjid, korban tiba-tiba diadang lalu dikeroyok oleh sejumlah pria dewasa.

“Bapak keluar dari masjid setelah salat Asar. Tidak jauh dari rumah, tiba-tiba ada yang mengadang lalu memukul,” tutur Harun

Harun menuturkan, bahwa ayahnya menduga ada tiga pria dewasa yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Warga yang melihat kejadian itu juga menyebut Ahmad sempat tetap dipukul saat sudah terjatuh di tanah.

Akibat pengeroyokan tersebut, Ahmad mengalami luka di bagian pelipis dan mata yang sebelumnya pernah menjalani operasi pada November 2025 lalu. Selain itu, korban mengalami benjolan di bagian dahi dan sejumlah luka lebam di tubuhnya.

Baca Juga :  Prajurit TNI di NTT Tewas dengan Luka Sayatan dan Lebam, Diduga Dianiaya Senior

“Pelipis dan matanya luka lagi, padahal sebelumnya baru operasi. Di dahinya juga ada benjolan,” jelas Harun.

Terpisah, Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki menjelaskan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Dia mengatakan penyidik telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut. Polisi juga masih menunggu hasil visum korban sebelum meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan.

“Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Wara dan penyidik sudah memeriksa 4 orang saksi namun masih menunggu hasil visum dari dokter untuk dinaikkan proses sidik,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian telah memanggil para terduga pelaku untuk diperiksa.

“Kemudian yang diduga pelaku sudah dipanggil ke kantor Polsek Wara pada hari Senin tanggal 4 mei 2026 untuk dimintai keterangannya,” ucapnya lagi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali
Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental
Polisi akan Berikan Reward kepada Nenek Jukir di Brebes yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Gagalkan Aksi Perampokan Rp3,6 Milyar, Nenek Jukir di Brebes Bagi 4 Hadiah Rp100 Ribu dari Pemilik
Perampokan Sadis di Pelalawan, Kasir Perusahaan Alami 22 Luka Tusuk, Uang Tunai Rp76 Juta Raib
Kejagung Segel Gudang Sepeda Motor Listrik BGN di Bogor
INDODAX Nilai Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Pemulihan Sentimen Pasar Kripto

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:54 WIB

Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:16 WIB

Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

Polisi akan Berikan Reward kepada Nenek Jukir di Brebes yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:01 WIB

Gagalkan Aksi Perampokan Rp3,6 Milyar, Nenek Jukir di Brebes Bagi 4 Hadiah Rp100 Ribu dari Pemilik

Berita Terbaru