Polisi Ungkap Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai, Diduga Ada Keterlibatan Menantu Korban

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kasus pembunuhan disertai perampokan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga (IRT) di kawasan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Olah TKP kedua yang di lakukan oleh tim Bid Labfor Polda Riau dilaksanakan, Jumat (1/5/2026) di rumah korban Jalan Kurnia 2, Rumbai, Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat proses penyelidikan yang tengah berjalan.

“Pada hari ini, kami bersama Kapolresta Pekanbaru dan Dirkrimum melaksanakan olah TKP lanjutan atau olah TKP kedua di lokasi kejadian,” ujar Pandra.

Menurutnya, olah TKP lanjutan ini bertujuan untuk mengungkap secara terang peristiwa dugaan curas yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Langkah ini penting guna melengkapi alat bukti serta mengumpulkan petunjuk tambahan dalam rangka mengidentifikasi pelaku dan mengungkap peristiwa secara utuh,” jelasnya.

Diketahui, korban bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), yang meninggal dunia diduga akibat kekerasan saat aksi pencurian terjadi di rumahnya.

Baca Juga :  Pemprov Riau Pastikan Ketersediaan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Pandra menegaskan, pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan intensif, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pengungkapan kasus ini dapat segera tuntas. Percayakan penanganannya kepada kepolisian,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad didampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dan Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua, saat di rumah duka.

Sejumlah fakta baru mulai terungkap, termasuk dugaan keterlibatan orang terdekat korban, yaitu menantu korban berinisial AF.

Baca Juga :  Parah..! Diduga Rugikan Negara Rp 60 Miliar, Flyover SKA Pekanbaru Ternyata Tak Sesuai Design

“Barang berharga yang hilang, yaitu perhiasan seperti cincin pernikahan, uang sebanyak 400 dollar singapura dan handphone,” ungkap Pandra.

Pengungkapan kasus ini menjadi atensi khusus Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Juga dilakukan oleh Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page