PT GPN Diduga Melakukan Pungli dalam Perekrutan Security, GM Wilmar Dumai: Jika Terbukti kita Diskualifikasi

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Dumai — Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) yang melibatkan oknum PT Ganda Prabu Nusantara (GPN) dalam penerimaan tenaga security ikut mencuat saat aksi demonstrasi yang digelar Pasukan Tameng Adat LAMR Dumai bersama elemen masyarakat di Kawasan Industri Dumai (KID) Pelintung.

Massa meneriakkan usir PT GPN dari Dumai dan meminta GM PT Wilmar Nabati Indonesia untuk membatalkan kontrak kerjasama, Senin (10/02/25).

Dilansir dari Kupasberita, General Manager PT Wilmar Nabati Indonesia, Simon Panjaitan dihadapan massa dengan tegas menyampaikan pihaknya akan mendiskualifikasi PT Ganda Prabu Nusantara jika terbukti melakukan Pungli dalam penerimaan tenaga security.

“Jika terbukti Pungli, kita akan mendiskualifikasi PT GPN. Ini akan kita telusuri dan berikan bukti-buktinya,” tegas Simon Panjaitan saat menerima massa di KID Pelintung.

Mendengar pernyataan GM Wilmar tersebut, massa bertepuk tangan dan memberikan apresiasi positif. Namun mereka meminta pernyataan itu bukan sebatas statemen saja, tapi mesti dibuktikan.

“Kita senang mendengar pernyataan GM Wilmar ini, tapi dia harus buktikan apa yang sudah disampaikannya itu,” ujar Datuk Akhmad Khadafi dari LAMR Dumai.

Sebelumnya, Panglima Tameng Adat LAMR Dumai, Tengku Dedek Iskandar secara gamblang menguraikan kasus dugaan Pungli yang dilakukan oknum petinggi PT GPN. Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta tenaga kerja yang menjadi korban Pungli untuk berdiri.

Baca Juga :  Lanjutan Kasus Kaburnya 11 Tahanan, Kapolda Riau Mutasi Pejabat Polres Kampar

“Mereka (tenaga security) dimintai uang 5 juta rupiah. Kalau tidak mau membayar, mereka tidak diterima. Kami juga mengantongi bukti-buktinya dan akan kami serahkan ke GM Wilmar,” tegas Tengku Dedek Iskandar.

Sementara Humas PT GPN, Monang M Simanungkalit saat ditemui usai pertemuan bersama massa aksi demo menyampaikan jika memang ada kasus Pungli laporkan saja ke pihak kepolisian.

” Kalau memang ada Pungli, laporkan saja kepada polisi,” ujar Monang kepada Kupas Media Grup di KID Pelintung. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal
PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan
Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi
BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol
Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Berpeluang Kembali Tatap Muka pada Rabu 23 September
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM
FMK2S Riau Jelaskan Makna “Stop Intimidasi”, Video dan Poster di TikTok SMAN 8 Pekanbaru Justru Hilang
Panen Lele di Lapas Narkotika Rumbai, Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal

Rabu, 23 September 2026 - 08:52 WIB

PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 07:55 WIB

Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:38 WIB

BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol

Selasa, 22 September 2026 - 12:52 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0302/Inhu Gelar Bazar untuk Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru