Viral! Mobil Bawa Pisang di Hentikan Polisi di Tol Kramasan, Supir Dituding Bawa Sabu

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Palembang – Viral video di media sosial, aksi seorang anggota polisi yang menghentikan sebuah mobil di jalan Tol.

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan aksi seorang polisi yang mencegat mobil pengangkut pisang di Gerbang Tol Kramasan Palembang.

Melansir dari akun X @Gojekmilitan tampak polisi seorang diri mencegat pengemudi mobil dan keduanya terlibat cekcok seusai petugas menuding pengemudi membawa narkoba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video terlihat polisi mengendarai sepeda motor mengejar pengemudi mobil dan meminta sopir untuk menghentikan laju mobilnya.

Kemudian, saat sampai di depan Gerbang Tol Keramasan, polisi tersebut berhasil menghentikan mobil tersebut.

Baca Juga :  Kalapas Pekanbaru Hadiri Pembangunan Zona Integritas, Perkuat Komitmen Pelayanan Bersih dan Responsif

Tampak, petugas tersebut langsung merampas kunci mobil dan membuat akhirnya sang sopir tidak terima dengan aksi arogan yang dilakukan petugas.

“Saya salah apa? Jangan begitu, Bapak jangan merampas. Salah saya apa?,” kata sang sopir dikutip Poskota pada Kamis, 6 Februari 2025.

Di tengah keributan tersebut, terdengar suara tangisan anak kecil yang terdengar ketakutan saat mobilnya dihadang oleh petugas.

Pengemudi terus mempertanyakan kesalahan apa yang dilakukannya hingga harus mendapatkan aksi arogan dan dihentikan oleh sang polisi.

“Enggak usah takut nak. Saya salah apa komandan? Enggak gitu caranya ndan, jangan arogan. Saya bawa pisang, surat saya lengkap, saya enggak menabrak, ini saya sudah mau masuk tol,” katanya.

Baca Juga :  Anggota TNI Tewas Ditembak Sesama Anggota TNI di Keerom Papua

Terlihat polisi yang mengenakan masker sambil merekam tersebut emosi dan menuding sang sopir membawa sabu.

“Kamu lari, bawa sabu kamu ya? Bawa obat terlarang? Turun kamu!,” kata polisi.

Tidak terima mendapatkan tuduhan dan perlakuan polisi, sopir pun langsung turun dan mempersilakan polisi untuk segera memeriksa bawaan yang dibawanya.

“Ini pencemaran, saya sudah dituduh, Kalau saya enggak bawa apa-apa, Bapak berarti salah, nuduh saya membawa saya. Saya bukan melawan, saya punya hak, Bapak nuduh saya membawa sabu,” ucapnya.

Kemudian, seusai sopir membuka boks mobil terlihat puluhan pisang yang dibawanya. Ia pun kembali mempertanyakan hal tersebut kepada sang petugas.

Baca Juga :  Kasus Kematian Prada Lucky Namo, 17 Terdakwa Dituntut 6-9 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

“Sabu bukan ini? Bapak nuduh saya membawa sabu. Periksa Pak. Saya punya hak bukan masalah surat,” kata sopir.

Semakin terdengar suara tangisan sang anak yang ketakutan karena mengetahui sang ayah diintimidasi oleh petugas.

“Kasihan anak saya nih Pak. Surat saya lengkap, tapi Bapak menuduh saya, menahan secara paksa, ambil kontak secara paksa,” katanya. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tepati Janjinya Kembalikan Uang yang Dicuri dan Temui Korban Minta Maaf
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf
INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional
INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia
IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member
Jalan Rusak, Anggaran Fantastis: Kepala BPJN Sumbar Bungkam Saat Dicecar 15 Pertanyaan
GMNI Sumenep Desak DPMD Audit Dana Ketahanan Pangan 20% Desa, Soroti BUMDes Meddelan
PPI Geruduk DPRD Sumenep, Desak BK Tindak Anggota Dewan yang Diduga Tak Aktif Setahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:58 WIB

Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tepati Janjinya Kembalikan Uang yang Dicuri dan Temui Korban Minta Maaf

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:52 WIB

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Maling Toko Kelontong di Mojokerto Tinggalkan Surat Permintaan Maaf

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

INDODAX Raih Dua Penghargaan dari CFX, Perkuat Komitmen Edukasi dan Pertumbuhan Industri Kripto Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

INDODAX Gandeng Chainalysis untuk Memperkuat Standar Keamanan dan Kepatuhan Industri Kripto Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:58 WIB

IAS Hospitality dan INDODAX Jalin Kemitraan Strategis untuk Menghadirkan Privilege Airport Lounge bagi Member

Berita Terbaru