TNI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Tentara Nasional Indonesia kembali menunjukkan kecepatan dan ketepatan dalam mendukung penanganan darurat bencana. Tiga pesawat C-130 Hercules dan satu A400M diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (28/11/2025), membawa berbagai jenis bantuan sosial sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mengirim seluruh bantuan mendesak tanpa menunggu waktu. Lebih dari 4.000 prajurit TNI dikerahkan dalam operasi kemanusiaan terpadu ini.

Bantuan yang diangkut mencakup peralatan kritis untuk mendukung operasi penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi, antara lain 3.000 paket Naraga, 10.000 Eprokal, 1.200 Food Family, 2.000 kardus mi instan, 2.000 kardus Pop Mie, 100 genset, 100 perangkat Starlink, 64 LCR, 150 tenda, serta dua unit kompresor.

Baca Juga :  Hebohkan Warga Tanah Datar, Mayat Perempuan Berjilbab Ditemukan Dalam Karung

Turut diberangkatkan tiga tim kesehatan Puskesad (masing-masing 10 personel: 2 dokter, 3 bakes, 5 takes) lengkap beserta peralatan dan obat-obatan untuk memperkuat layanan darurat. Seluruh bantuan ditujukan ke tiga sasaran utama: Aceh (Lhokseumawe), Sumatera Utara (Sibolga dan Silangit), dan Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan awak media, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa sejak hari pertama bencana pada 25 November 2025, Presiden telah memerintahkan penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan terukur.

TNI ditugaskan sebagai unsur utama mobilisasi bantuan melalui pesawat angkut berat, baik milik TNI maupun maskapai sipil. Presiden juga menekankan pentingnya pemulihan komunikasi di wilayah terdampak, sehingga lebih dari 100 perangkat komunikasi diberangkatkan untuk memastikan koordinasi berjalan optimal hingga ke daerah terdalam.

Baca Juga :  Tak Kenal Lelah, Di Hari Ke-12 Pasca Banjir Prajurit Marinir Terus Berjibaku Bantu Warga Terdampak

Untuk memperkuat dukungan udara, TNI menyiapkan lima pesawat angkut fix wing, yakni tiga C-130 Hercules, satu A400M, dan satu Boeing 737 Camar, serta mengerahkan sembilan helikopter lintas matra sebagai unsur rotary wing: empat Caracal TNI AU, satu Mi-17 dan satu Bell 412 TNI AD, dua Panther TNI AL, serta satu Dolphin BNPP. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong
Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi
Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita
Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti
Tanggapi Dokter Viral yang Diduga Hujat Pasien BPJS di Medsos, IDI: Akan Dipanggil dan Disidang Etik
Diduga Rem Blong, Truk Cold Diesel Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Bonjol Pasaman, 2 Orang Terluka
KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Presiden Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Perwira Polres Bone, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Propam Polda Sumbar Turun Tangan Selidiki Video Viral Cekcok yang Libatkan Pejabat Polisi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Diduga Terobos Lampu Merah, Oknum Polisi di Bone Diperiksa Propam Usai Tabrak Motor Hingga Tewaskan Balita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Viral Dugaan Pencatutan Data Anak di Dapodik PAUD, Kemendikdasmen Janji Tindak Tegas jika Terbukti

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Tanggapi Dokter Viral yang Diduga Hujat Pasien BPJS di Medsos, IDI: Akan Dipanggil dan Disidang Etik

Berita Terbaru