Selama Sepekan, TNI AL Bongkar Pagar Laut Sejauh 11,75 Km

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Banten — TNI AL terus melakukan pembongkaran pagar laut di perairan Tangerang, Banten, Jumat (24/1). Total pagar ilegal yang berhasil tercabut selama sepekan ini, yaitu sepanjang 11,75 km yang terbagi menjadi 3 titik di lokasi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady menjelaskan, lebih dari 750 personel gabungan yamg terdiri dari TNI AL, instansi maritim, dan masyarakat melayan diterjunkan di Tanjung Pasir, Kronjo, dan Mauk.

“Total pagar laut yang telah terbongkar hingga hari ini di wilayah Tanjung Pasir sepanjang 9 km, Kronjo 2 km, dan Mauk 750 m,” jelas Wira dalam keterangannya, dikutip Sabtu (25/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wira mengungkapkan, kendala yang terjadi di wilayah Kronjo dan Mauk adalah beberapa bagian pagar laut terdiri hingga 3 lapis sehingga membutuhkan waktu lebih untuk pembongkarannya.

Baca Juga :  Massa LMP Demo Didepan Polres Palopo, Orator Demo Didorong Oknum Polisi Hingga Terjatuh dan Terbentur

“Pembongkaran terus dimaksimalkan dan dipercepat, guna membuka akses nelayan untuk melaut,” ungkapnya.

Selain kendala kondisi pagar yang tersusun berlapis, para prajurit TNI AL juga dihadapkan pada cuaca hujan dan arus laut yang cukup kuat.

“Ini tidak menyurutkan semangat kami untuk terus membongkar pagar laut ilegal tersebut, karena para nelayan sangat mengharapkan mata pencahariannya kembali lagi seperti sedia kala,” lanjutnya.

Adapun sejumlah kapal dikerahkan dalam pembongkaran pagar laut ilegal di Tangerang, terdiri dari 3 KAL/Patkamla, 8 sea rider, 14 perahu karet, 2 RBB, 1 RHIB dari TNI AL ditambah dengan kapal-kapal dari KKP, Polairud, dan masyarakat nelayan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 16 Orang Pelaku Penjarahan Minimarket di Sibolga

Keberadaan pagar laut di Tangerang, pertama kali terdeteksi pada Agustus 2024 dengan panjang awal sekitar 7 kilometer. Meski telah mendapat peringatan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pemasangan pagar terus berlanjut hingga panjangnya mencapai lebih dari 30,16 km dalam kurun waktu lima bulan.

Jajaran pagar laut ilegal itu meliputi 16 desa di enam kecamatan, yakni tiga desa di Kecamatan Kronjo, tiga di Kecamatan Kemiri, empat di Kecamatan Mauk, satu di Kecamatan Sukadiri, tiga di Kecamatan Pakuhaji,.dan dua desa di Kecamatan Teluknaga.

Lokasi pemasangan pagar laut termasuk kawasan pemanfaatan umum berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Banten Nomor 1/2023 meliputi zona pelabuhan laut, perikanan tangkap, pariwisata, pelabuhan perikanan, pengelolaan energi, perikanan budidaya. Lokasi ini beririsan dengan rencana waduk lepas pantai inisiasi Badan Perencanan Pembangunan Nasional (Bappenas). **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak
Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi

Sabtu, 5 September 2026 - 08:48 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Kamis, 3 September 2026 - 16:42 WIB

Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB