Dalam Waktu 3 Minggu, Polda Riau Berhasil Ungkap 435 Kasus Narkotika, Amankan 557 Tersangka, 31,8 Kg Sabu, 2.329 Ekstasi

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Genderang perang terhadap narkotika di Bumi Lancang Kuning ditabuh semakin kencang. Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau baru saja menutup lembaran Operasi Antik Lancang Kuning 2026 dengan catatan gemilang.

Selama kurun waktu tiga minggu, terhitung sejak 16 April hingga 7 Mei 2026, aparat kepolisian berhasil menggulung jaringan gelap narkoba yang mencoba menyusup ke sendi-sendi masyarakat Riau.

Langkah agresif ini membuahkan hasil yang fantastis dengan pengungkapan 435 kasus tindak pidana narkotika di seluruh wilayah hukum Polda Riau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya sekadar menyasar pengguna jalanan, operasi ini berhasil menjaring 557 tersangka yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Operasi ini menjadi bukti nyata bahwa Riau bukan tempat yang ramah bagi para pelaku bisnis barang haram tersebut.

Baca Juga :  Komitmen Bebas Narkoba dan Gangguan Kamtib, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Kamar Hunian Blok A

Dalam perburuan massal ini, Polres Bengkalis mencatatkan diri sebagai satuan wilayah paling produktif. Menjadi ujung tombak pengungkapan, tim dari Bengkalis berhasil menyelesaikan 74 laporan polisi dengan total 101 tersangka.

Performa luar biasa ini menempatkan Bengkalis di posisi puncak sebagai wilayah dengan intensitas penindakan tertinggi sepanjang operasi berlangsung.

Tak hanya mengamankan tersangka, Polres Bengkalis juga menyita segudang barang bukti mulai dari 387,43 gram sabu, puluhan butir ekstasi, hingga tumpukan uang tunai senilai Rp19,2 juta.

Selain itu, 10 unit kendaraan roda dua dan puluhan ponsel turut disita, yang diduga kuat merupakan alat transportasi dan komunikasi utama dalam memuluskan transaksi haram mereka.

Sementara itu, kejutan besar datang dari pesisir lainnya, yakni Polres Kepulauan Meranti. Meski secara jumlah kasus berada di bawah Bengkalis, Meranti menjadi pemegang rekor penyitaan barang bukti terbesar untuk jenis sabu.

Baca Juga :  Danrem 031/Wira Bima Silaturahmi ke LAM Riau

Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil mengamankan lebih dari 27 kilogram sabu. Angka ini mendominasi hampir seluruh total sitaan sabu di jajaran Polda Riau, menandakan Meranti masih menjadi jalur krusial yang diawasi ketat.

Secara kumulatif, total barang bukti yang berhasil diamankan dari seluruh wilayah Riau selama operasi sangatlah mencengangkan.

“Untuk total seluruh Polres, petugas menyita lebih dari 31,8 kilogram sabu, 2.319 butir ekstasi, hingga ratusan botol vape etomidate. Uang tunai senilai Rp159,8 juta turut disita,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha Prawira Kamis (14/4/2026).

Uang itu diduga hasil perputaran uang narkoba berhasil disita negara untuk mematikan sokongan finansial para bandar.

Baca Juga :  Selain Jual Beli LKS, Diduga Banyak Kebobrokan Lain yang Dilakukan Kepsek SMAN 3 Pekanbaru

Yudha menegaskan bahwa Operasi Antik tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan serangan terukur untuk memutus mata rantai peredaran dari hulu hingga hilir.

Menurutnya, letak geografis Riau yang bersinggungan langsung dengan jalur internasional menjadikannya wilayah rawan yang menuntut kewaspadaan ekstra dan tindakan tanpa kompromi.

Menutup rangkaian operasi, Putu Yudha memastikan bahwa tekanan terhadap para pengedar tidak akan kendor meskipun Operasi Antik telah usai.

“Polda Riau berkomitmen untuk terus bergerak secara berkelanjutan guna memastikan Riau tetap aman dan bersih dari pengaruh narkotika. Tidak ada ruang sekecil apa pun bagi bandar dan pengedar untuk bernapas di tanah Riau,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Viral Baru Ditinjau, BASMI Riau Sentil Pemkab Kampar: Jangan Tunggu Viral untuk Bergerak
Alhamdulillah! Usai Diguyur Hujan, Indeks Kualitas Udara di Pekanbaru Pagi ini Turun Drastis ke Level Baik
Listrik Padam, Warga Pekanbaru kini Bisa Lapor ke 112
Atasi Kelangkaan BBM Jenis Solar, Edy Natar Usul Segera Bentuk Satgas Mafia Solar di Riau
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal
PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan
Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi
Terduga Pelaku Curanmor Tewas Ditabrak Pemilik Kendaraan di Lumajang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:27 WIB

Sekolah Viral Baru Ditinjau, BASMI Riau Sentil Pemkab Kampar: Jangan Tunggu Viral untuk Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 07:49 WIB

Alhamdulillah! Usai Diguyur Hujan, Indeks Kualitas Udara di Pekanbaru Pagi ini Turun Drastis ke Level Baik

Rabu, 23 September 2026 - 22:42 WIB

Listrik Padam, Warga Pekanbaru kini Bisa Lapor ke 112

Rabu, 23 September 2026 - 22:41 WIB

Atasi Kelangkaan BBM Jenis Solar, Edy Natar Usul Segera Bentuk Satgas Mafia Solar di Riau

Rabu, 23 September 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal

Berita Terbaru