Pemprov Riau Pastikan SPMB 2026 Berjalan Adil dan Terbuka, Ijazah Siswa Tak Boleh Ditahan

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

Berbagai tahapan persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan petunjuk teknis, penguatan sistem penerimaan, hingga sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaan SPMB berjalan lebih transparan, akuntabel, adil, dan mudah dipahami oleh calon peserta didik maupun orangtua.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya mengatakan, saat ini pihaknya masih melaksanakan tahapan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini kami masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait mekanisme dan tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 agar pelaksanaan nantinya dapat berjalan lancar,” ujar Erisman Yahya kepada media, Senin (18/5/2026).

Untuk jadwal pelaksanaan, aktivasi akun, input data calon murid, serta unggah dokumen persyaratan direncanakan dimulai pada 8 Juni 2026. Sementara proses pendaftaran dan pemilihan sekolah SMA maupun SMK dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 Juni 2026.

Baca Juga :  Pria Pengangguran Diciduk Polsek Payung Sekaki Usai Lakukan Curat di Sebuah Kontrakan

Menurut Erisman, secara umum daya tampung SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau sebenarnya mencukupi, bahkan masih terdapat ruang yang dapat diisi oleh sekolah swasta.

“Kalau melihat data, daya tampung sekolah negeri kita sebenarnya sudah cukup. Bahkan masih ada ruang yang bisa diisi oleh sekolah swasta,” ungkapnya.

Ia menilai persoalan yang sering muncul setiap tahun bukan karena kekurangan kuota sekolah, melainkan persepsi masyarakat yang cenderung ingin memasukkan anak ke sekolah tertentu yang dianggap favorit.

“Masalahnya lebih kepada persepsi. Semua ingin masuk ke sekolah yang sama, padahal secara keseluruhan daya tampung itu mencukupi,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diimbau agar lebih terbuka dalam memilih sekolah, baik negeri maupun swasta, demi pemerataan pendidikan di Provinsi Riau.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau juga telah menyiapkan jalur BOSDA Afirmasi bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera atau kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya hingga tamat sekolah.

Baca Juga :  Komitmen Berantas Peredaran Narkoba, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Kamar Hunian

“Yang penting anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan. Tidak harus selalu di sekolah tertentu saja,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erisman Yahya juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Riau melarang seluruh SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, menahan ijazah siswa yang telah menyelesaikan pendidikan.

Ia menjelaskan, masih banyak ijazah yang tersimpan di sekolah karena belum diambil langsung oleh pemiliknya.

“Informasi yang kami terima, ada siswa yang sudah bertahun-tahun tidak mengambil ijazahnya. Sekolah tentu tidak bisa menyerahkan dokumen tersebut jika yang bersangkutan tidak datang langsung untuk mengurusnya,” katanya.

Terkait adanya tunggakan administrasi yang selama ini sering menjadi alasan penahanan ijazah, Pemprov Riau kini menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau untuk membantu pelunasan tunggakan siswa dari keluarga kurang mampu agar ijazah dapat diambil di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Pimpin Pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 100/PS di Belawan

Khusus untuk seluruh SMA dan SMK Negeri, Disdik Riau menegaskan agar ijazah siswa yang telah tamat diserahkan tanpa membebani biaya apa pun alias gratis.

Masyarakat juga diimbau segera melakukan pengambilan ijazah secara resmi ke sekolah masing-masing agar dokumen penting tersebut tidak terus menumpuk di gudang sekolah.

Persoalan penahanan dan penumpukan ijazah ini sebelumnya mencuat setelah Ombudsman RI Perwakilan Riau merilis hasil kajian pengawasan pelayanan publik terkait tata kelola ijazah di Provinsi Riau.

Berdasarkan validasi data hingga 18 Juli 2025, tercatat sebanyak 11.856 ijazah SMA dan SMK Negeri di Riau masih tersimpan di sekolah dan belum diserahkan kepada pemiliknya.

Data tersebut terdiri dari 5.635 ijazah SMA Negeri dan 6.221 ijazah SMK Negeri, termasuk dokumen yang diterbitkan sebelum Tahun Ajaran 2024/2025. (***Red)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati
Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara
Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP
Hari Kedua Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polda Riau Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas
Siapkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Kurang Mampu, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Gandeng LBH Tuah Negeri Nusantara
PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!
Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hari Kedua Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polda Riau Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page