Miris! Siswi SMA Negeri 18 Pekanbaru Diduga Menjadi Korban Pelecehan Oknum Guru

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stop violence and rape concept,concept photo of sexual assault,traumatized young girl

Stop violence and rape concept,concept photo of sexual assault,traumatized young girl

SUARANEWS86.COM || Dunia Pendidikan kembali tercoreng oleh ulah oknum salah satu guru di SMA Negeri 18 pekanbaru, Seorang siswi mengaku menjadi korban dugaan pelecehan oleh gurunya sendiri.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Riau dan kini dalam penanganan aparat.

Korban yang berusia 17 tahun itu juga mendapat pendampingan dari Cipta Gerakan Masyarakat (Germas) Perlindungan Perempuan dan Anak Riau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Umum Cipta Germas PPA Riau, Rika Parlina, mengatakan pihaknya menerima laporan dari korban dan keluarga yang meminta pendampingan hukum.

Baca Juga :  Rutan Rengat Deklarasikan Anti Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal

“Setelah melihat bukti berupa video, kami sangat prihatin. Kami meminta Dinas Pendidikan segera bertindak,” ujar Rika, melansir RiauAktual, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan pengakuan korban, dugaan pelecehan terjadi saat mengikuti kegiatan sekolah di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Saat itu korban disebut beristirahat di dalam mobil karena kelelahan. Terduga pelaku diduga masuk ke dalam mobil dan melakukan tindakan tidak pantas.

Rika menyebut, korban juga mengaku kerap dihubungi oleh oknum guru tersebut hingga larut malam.

Video dugaan peristiwa itu diketahui setelah seorang murid meminjam ponsel milik AS untuk keperluan dokumentasi kegiatan.

Baca Juga :  Tata Maulana Jelaskan Kronologis Pemeriksaan KPK: “Tidak Ada OTT, yang Terjadi Adalah Dugaan Pemerasan”

Pihak sekolah tempat korban bersekolah, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun mereka menyayangkan korban tidak menyampaikan langsung kepada pihak sekolah.

“Si anak tidak bicara langsung ke kami. Setelah kami tahu, barulah kami panggil orang tua dan siswa tersebut,” ujar pihak sekolah yang ditemui.

Pihak sekolah juga mengaku telah memanggil guru dan siswa untuk dimediasi. Dalam mediasi tersebut, Pelaku mengaku khilaf dan meminta maaf.

“Dia bilang khilaf dan minta maaf,” kata pihak sekolah.

Sekolah telah memberikan teguran dan surat peringatan tertulis kepada guru yang bersangkutan serta melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau. **

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Gunakan Hasil Penegakan Hukum untuk Rakyat

(Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya
Tabrak Truk Tangki, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewas Ditempat
Kado HUT Pekanbaru ke 242, Pemko Siapkan Khitanan Massal Gratis Bagi 1.100 Anak
Kasus Dugaan Bullying dan Pengeroyokan Terjadi di SMK Pertanian Riau, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPD LIRA Pekanbaru Gelar Program Jumat Berbagi, Salurkan Sembako kepada Warga di Marpoyan Damai
Sempat Langka dan Harga Melonjak, Kini Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Mulai Stabil
PSBN Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Kebersamaan Jadi Spirit Utama
Gelper Diduga Bebas Beroperasi di Ukui, Frans Sibarani: Jangan Sampai APH Kalah oleh Bandar

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:24 WIB

Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:01 WIB

Tabrak Truk Tangki, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewas Ditempat

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:23 WIB

Kado HUT Pekanbaru ke 242, Pemko Siapkan Khitanan Massal Gratis Bagi 1.100 Anak

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kasus Dugaan Bullying dan Pengeroyokan Terjadi di SMK Pertanian Riau, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:22 WIB

Sempat Langka dan Harga Melonjak, Kini Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Mulai Stabil

Berita Terbaru