Ketua KNPI Riau Kritik Keras Tingkah Ketua DPRD Kaderismanto, Larshen Yunus: “Beliau itu Dari Dulu Macam Betul!”

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau kembali “Menyentil Telinga” Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto.

Telinga Budak Bengkalis yang berasal dari Siak-Rokan Hulu itu lagi-lagi disentil masyarakat, pasca tersiarnya kabar soal APBD Perubahan tahun 2025 di DPRD Provinsi Riau yang diketahui terdapat “Belanja Tak Wajar”

Ditengah semangat Efisiensi justru Lembaga yang dipimpin Politisi PDI Perjuangan itu melakukan “Belanja yang tidak Wajar” yang hampir disemua item diketahui terdapat hal-hal yang sangat tidak penting alias hanya Pemborosan saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Telinga Kaderismanto Kembali di Sentil Ketua KNPI Riau: Heboh dan Bernafsu Jadi Ketua PDI-P, Nyatanya Pimpin DPRD Gagal Total Karena Banyak Temuan Belanja Tak Wajar.

Dimintai Komentarnya hari ini, Jum’at (21/11/2025) Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu hanya katakan, bahwa pihaknya menilai Kepemimpinan Kaderismanto semenjak hadir dan menjadi Ketua di Lembaga Legislatif itu justru hanya menghadirkan kegelisahan, kekhawatiran, kecemasan dan bahkan menimbulkan kekacauan.

Baca Juga :  Pembangunan RTLH Hamida sudah Masuk Tahap Pemasangan Rangka Atap

Budak Kaderismanto diduga kuat dominan mengambil peran, terutama dalam mengeruk keuangan daerah melalui upaya Monopoli dari berbagai Proyek Pembangunan sekaligus Pengadaan di Lingkungan DPRD Provinsi Riau.

Sebagai Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto kerap melakukan hal-hal diluar prosedural, meskipun status jabatan di Lembaga Legislatif itu bersifat Kolektif Kolegial.

Misalnya soal Belanja Tak Wajar dalam APBD Perubahan tahun 2025 ini, untuk Biaya Perjalanan Dinas saja, tercatat pada angka 2,8 Milyar Rupiah, untuk Kegiatan Interaktif Plus Sound System memakan Anggaran lebih dari angka Rp.2 Milyar, buat Studio juga memakan Dana 2 Milyar Rupiah dari APBD-P.

“Coba kalian bayangkan! untuk Biaya Pengadaan Wallpaper di Ruang Fraksi saja menelan anggaran sebesar hampir Rp.500 Juta atau Setengah Milyar Rupiah, belum lagi soal tiap tahun ganti Backdrop, ganti interior, ganti sekat dan ganti Logo Partai, sementara keberadaan Kader Partai yang katanya “Wong Cilik” itu tidak ada artinya. Percuma Partai Pemenang dan Jadi Ketua, nyatanya hal-hal seperti ini ikut arus juga,” ujar Larshen Yunus, seraya meneteskan airmatanya.

Baca Juga :  Wali Kota Agung Nugroho Lantik 7 Pejabat di Lingkungan Pemko Pekanbaru

Ketua KNPI Provinsi Riau itu tegaskan lagi, bahwa semenjak kehadiran Budak Bengkalis itu di DPRD tingkat Provinsi dan dijadikan sebagai Ketua DPRD, justru yang ada hanya Kebobrokan. Nama baik dan citra Partai Wong Cilik seakan tidak ada artinya.

“Masyarakat berhak bertanya dan menyampaikan protes keras soal kinerja Wakil Rakyatnya di Lembaga DPRD Provinsi Riau, yang dari dulu kelihatan Mental Badut dan Hobi Transaksional, sementara Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai Lembaga Pengawasan terhadap Pemerintah Nol Besar, di Era Kepemimpinan Kaderismanto, Gedung DPRD Provinsi Riau banjir Proyek Pembangunan, sampai akhirnya Pagar yang masih dalam keadaan baik juga ikut di ganti, inilah tontonan di Negeri Konoha, Alfatehah” imbuh Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus.

Aktivis Anti Korupsi itu berkali-kali menegaskan, bahwa Pimpinan Partai tertinggi wajib melakukan Evaluasi terhadap Kaderismanto, yang cenderung semakin lama makin Ngawur. Jangankan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Partai Politik seperti PDI Perjuangan, untuk urusan di DPRD Provinsi Riau saja terbukti Gagal Total.

Baca Juga :  Ahok Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Rusun Cengkareng

“Mohon Izin Ibu Ketua Umum, kami atas nama masyarakat Riau mendesak ibu, agar secepatnya Meng-Evaluasi bahkan memberikan Sanksi tegas terukur bagi Kaderismanto dan juga bagi pengurus lainnya, agar segera menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban soal penggunaan Dana Hibah dari Pemerintah untuk Partai Politik di Riau sebesar Rp.1,8 Milyar. Rakus kali Cigak itu!!! Lebih baik memilih Baruak daripada harus dipimpin oleh seorang Cigak, bersatu, berjuang dan menang! Ayo Revolusi Mental,” ajak Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Jum’at (21/11/2025) awak media berkali-kali menghubungi Kaderismanto, sebagai upaya dalam melakukan Konfirmasi soal pernyataan tegas Ketua KNPI Provinsi Riau itu, namun berulang kali dihubungi, panggilan seluler tetap saja dalam kondisi Non Aktif maupun panggilan via WhatsApp (WA) yang terlihat Memanggil, tidak Berdering. (Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Safrial: Semua Anak Riau Berhak Sekolah
Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub
Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm
DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh
BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo
Cuaca Panas Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Lirik Intensifkan Pemantauan
Estafet Jabatan di Disdik Riau, Fokus Perkuat Pelayanan dan Sukseskan SPMB 2026/2027

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:22 WIB

Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Safrial: Semua Anak Riau Berhak Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:50 WIB

Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

Berita Terbaru