Kabut Asap Memburuk, Pemko Pekanbaru Liburkan Sementara Sekolah Pembelajaran Tatap Muka

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutuskan untuk meniadakan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi kualitas udara Kota Pekanbaru yang berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Keputusan tersebut disampaikan Pemerintah Kota Pekanbaru setelah dilakukan rapat koordinasi hingga Senin (24/8/2026) dini hari. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta pihak BMKG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam mengambil keputusan tersebut.

Baca Juga :  Tanggapi Pemberitaan Terkait Ketimpangan Gaji THL, Ini Penjelasan Kadisdukcapil Pekanbaru

“Kepada seluruh orang tua atau wali murid di Kota Pekanbaru, saya sampaikan bahwa besok Pemko Pekanbaru memutuskan untuk meniadakan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah dan menggantinya dengan pembelajaran secara daring atau PJJ,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah mendapatkan informasi dan hasil pemantauan kondisi udara dari BMKG yang menunjukkan kualitas udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat.

“Keputusan ini kami ambil setelah rapat hingga pukul 00.00 WIB malam ini, yang dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta BMKG,” jelasnya.

Ia mengatakan, kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap perlu menjadi perhatian serius, khususnya terhadap kesehatan anak-anak yang merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perlindungan.

Baca Juga :  Pastikan Kualitas Konsumsi Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Lakukan Pemeriksaan Bahan Makanan

“Berdasarkan pemantauan dan informasi BMKG, kondisi udara Kota Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, sehingga keselamatan dan kesehatan anak-anak menjadi pertimbangan utama kami,” katanya.

Dengan diberlakukannya pembelajaran daring, pemerintah meminta seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik, saya minta memastikan pembelajaran daring tetap berjalan dengan baik serta terus berkoordinasi dengan orang tua atau wali murid,” tegasnya.

Pemerintah juga mengimbau para orang tua untuk ikut mengawasi kegiatan belajar anak selama pembelajaran dilakukan dari rumah. Orang tua diharapkan dapat memastikan anak tetap mengikuti proses pembelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan sekolah.

Baca Juga :  Antisipasi Kelangkaan Bahan Pokok Selama Ramadhan dan IdulFitri, Bersama Forkopimda Kapolres Rohil Sidak ke Pasar

Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan.

“Mari bersama-sama kita menjaga kesehatan anak-anak kita. Kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan,” imbaunya.

Pemko Pekanbaru berharap kondisi kualitas udara dapat segera membaik sehingga aktivitas pendidikan tatap muka dapat kembali dilaksanakan secara normal.

“Mari kita berdoa, semoga kondisi udara segera membaik dan anak-anak kita dapat kembali bersekolah seperti biasa,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti informasi dan perkembangan terbaru mengenai kualitas udara serta kebijakan pendidikan melalui kanal resmi pemerintah dan pihak sekolah.

(Zha/sl)

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page