Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa dan Guru SMKN 1 Tapung Hulu Dilarikan ke Puskesmas

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || TAPUNG HULU – Sekitar 70 siswa dan guru SMK Negeri 1 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi yang dibagikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (19/8/2026).

Sejumlah siswa bahkan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setelah mengalami sejumlah gejala, seperti pusing, mual, muntah hingga diare.

Kepala SMK Negeri 1 Tapung Hulu membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, jumlah siswa dan guru yang mengalami keluhan diperkirakan mencapai sekitar 70 orang.

“Sekitar 70 orang. Itu termasuk saya sendiri juga kena,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Tapung Hulu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, para siswa yang terdampak mengalami gejala yang hampir sama. Beberapa di antaranya mengeluhkan kepala pusing, mual, muntah dan diare.

Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan terhadap para siswa dan guru yang mengalami gejala tersebut.

“Yang sakit dibawa ke puskesmas. Ada yang sudah mendapat perawatan sebentar kemudian pulang, ada juga yang masih mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kesehatan telah melakukan penanganan terhadap para siswa yang terdampak. Sekolah juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah.

“Dari Dinas Pendidikan Provinsi ada perwakilan, ada pengawas sekolah. Kita juga sudah melaporkan ke Kacab,” katanya.

Terkait kelanjutan program MBG di sekolah, pihak SMKN 1 Tapung Hulu belum mengambil keputusan untuk meminta penghentian sementara distribusi makanan tersebut. Menurut kepala sekolah, pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan dan penanganan dari instansi terkait.

Baca Juga :  Alih Fungsi Plaza The Central Dipertanyakan Publik, DPRD Minta Semua Dokumen Dikaji

“Belum bisa kita sekolah seperti itu, karena masih diperiksa. Nanti ada proses bagaimana menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Adapun makanan yang dikonsumsi siswa tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BK

Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan penyebab pasti munculnya gejala yang dialami puluhan siswa dan guru tersebut. Penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kesehatan serta instansi terkait. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara di Riau Memburuk Akibat Karhutla, Dokter Paru Imbau Gunakan Masker N95
Kabut Asap Selimuti Riau, Plt Gubernur Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
“Di Mana Nurani?” LMB Nusantara Kecam Penahanan Nova Rianti, Bayi 7 Bulan Jadi Korban
Ijazah Masih Ditahan Sekolah? Pemko Pekanbaru Minta Masyarakat Segera Lapor ke Kecamatan
Polisi Sahabat Anak, Ditlantas Polda Riau Kenalkan Keselamatan Lalu Lintas dan Green Policing Sejak Dini
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota LIRA Pekanbaru Gelar Aksi Berbagi untuk Masyarakat
Hutan Jati Depan Mall SKA Pekanbaru Terbakar
Kado HUT Ke-81 RI, Tim Karate Bhayangkara Presisi Polri Borong 5 Medali di Thailand

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kualitas Udara di Riau Memburuk Akibat Karhutla, Dokter Paru Imbau Gunakan Masker N95

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Kabut Asap Selimuti Riau, Plt Gubernur Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31 WIB

“Di Mana Nurani?” LMB Nusantara Kecam Penahanan Nova Rianti, Bayi 7 Bulan Jadi Korban

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Polisi Sahabat Anak, Ditlantas Polda Riau Kenalkan Keselamatan Lalu Lintas dan Green Policing Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa dan Guru SMKN 1 Tapung Hulu Dilarikan ke Puskesmas

Berita Terbaru