Heboh! Diduga 4 Pulau di Anambas Dijual Online, Kemendagri Tegaskan: “Tak Ada Pulau Milik Pribadi Sepenuhnya”

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Setelah meredanya polemik tambang di Pulau Gag, Raja Ampat, dan sengketa empat pulau antara Aceh dan Sumatera Utara, kini muncul persoalan baru terkait pulau-pulau di Indonesia. Kali ini, dugaan penjualan empat pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mencuat ke publik.

Isu penjualan tersebut ramai dibicarakan setelah muncul di salah satu situs daring luar negeri. Tak butuh waktu lama bagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk merespons kabar tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa tidak ada satu pun pulau di Indonesia yang boleh dimiliki sepenuhnya oleh perorangan atau pihak swasta.

“Intinya begini, tidak ada pulau yang bisa dimiliki secara pribadi secara keseluruhan. Ada batasannya, ada undang-undangnya. Paling tidak maksimal itu 70 persen. Itu pertama,” kata Bima Arya, dikutip dari Antaranews, Senin (23/6/2025).

Bima menjelaskan, meskipun pulau atau lahan di wilayah kepulauan dapat disewakan, prosesnya harus sesuai aturan yang berlaku.

“Semua ada aturannya, tidak bisa dimiliki secara keseluruhan. Dan pada intinya kita akan menginventarisasi wilayah-wilayah yang memang harus tetap kita jaga, baik regulasi maupun kepemilikannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Transaksi Kripto Nasional Capai Rp35,61 Triliun per April 2025, INDODAX Berkontribusi 42,83%

Terkait legalitas dugaan penjualan tersebut, Bima menyebut pihaknya masih mendalami informasi tersebut untuk memastikan kebenarannya sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Di sisi lain, Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat menyusul mencuatnya isu itu. Kepala BP2D Kepri, Doli Boniara, menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati Kepulauan Anambas guna memverifikasi kabar tersebut.

“Kami pastikan proses verifikasi berjalan agar ada kejelasan,” kata Doli.

Kasus ini menambah deretan isu krusial terkait pengelolaan wilayah pulau di Indonesia yang belakangan mencuat ke publik. Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar kedaulatan wilayah tetap terjaga. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah
Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul
Pemilik Food Truck di Yogyakarta Curhat Kena Pungli Rp1 Juta Perhari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Oknum Polisi
Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City
Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027
Purbaya Sebut Danantara Keberatan Setor Rp120 Triliun ke Negara, Rosan: Kita Bicara dengan Menkeu Baru
SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK
Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Pemilik Food Truck di Yogyakarta Curhat Kena Pungli Rp1 Juta Perhari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Oknum Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 14:51 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027

Selasa, 15 September 2026 - 10:21 WIB

Purbaya Sebut Danantara Keberatan Setor Rp120 Triliun ke Negara, Rosan: Kita Bicara dengan Menkeu Baru

Berita Terbaru