Dulu Usulkan Prabowo Dipecat, Kini Prabowo Lantik Djamari Chaniago Jadi Menko Polkam

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Djamari Chaniago Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Subianto jadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9) sore

Foto: Djamari Chaniago Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Subianto jadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9) sore

SUARANEWS86.COM || Sejarah memang punya cara berputar. Hari ini, Rabu (17/9/2025), Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).

Djamari dilantik dalam reshuffle jilid ketiga Kabinet Merah Putih. Ia menggantikan posisi yang sempat kosong setelah Budi Gunawan dicopot, lalu diisi sementara oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Keputusan ini dituangkan dalam Keppres Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenderal Senior, Seniornya Prabowo

Djamari Chaniago bukan nama baru di dunia militer. Lulusan Akabri 1971 ini adalah senior langsung Prabowo, yang merupakan Akabri 1974.

Karier militernya cemerlang: Pangdam III/Siliwangi (1997–1998), Pangkostrad (1998–1999), Wakil KSAD (1999–2000), hingga Kasum TNI (2000–2004).

Baca Juga :  Razia Rutin Lapas Pekanbaru: Petugas Periksa Blok Hunian dan Amankan Barang Terlarang

Ia dikenal sebagai jenderal lapangan, tempaan Kostrad, dengan reputasi keras dan disiplin.

Usai purna tugas, ia pernah menjadi Komisaris Utama PT Semen Padang dan aktif di Dewan Gelar, Tanda Jasa, serta Tanda Kehormatan periode 2025–2030.

Ironi Sejarah: Pernah Pecat Prabowo

Ada catatan menarik. Tahun 1998, Djamari adalah salah satu anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang mengadili kasus dugaan penculikan aktivis. DKP saat itu merekomendasikan pencopotan Prabowo dari dinas militer.

Kini, hampir tiga dekade berselang, sejarah berbalik. Prabowo, yang dulu dipecat, justru memilih Djamari sebagai Menko Polkam. Sebuah ironi sejarah yang jarang terjadi di republik ini.

Baca Juga :  SPSI Riau Dukung BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan

Reshuffle dan Pesan Politik

Pelantikan Djamari tak berdiri sendiri. Bersama dia, Prabowo juga melantik Erick Thohir sebagai Menpora, Afriansyah Noor sebagai Wamenaker, Rohmat Marzuki sebagai Wamen Kehutanan, Farida Farichah sebagai Wamen Koperasi, dan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Reshuffle ketiga ini dianggap sebagai konsolidasi politik. Prabowo ingin memastikan kementerian strategis, terutama bidang politik dan keamanan, dikendalikan figur yang loyal, senior, dan berpengalaman.

Reaksi dan Tugas Berat

Djamari langsung bergerak cepat. Sesaat setelah pelantikan, ia mendatangi kantor Kemenko Polkam untuk menerima arahan.

Publik pun menaruh harapan, terutama terkait stabilitas politik dalam negeri, keamanan di Papua, dan dinamika geopolitik di Laut Cina Selatan.

Baca Juga :  KPK: Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji 2024 Lebih Rp 1 Triliun

Tugasnya jelas tak ringan. Dengan usia 76 tahun, ia harus memimpin koordinasi lintas kementerian dan lembaga di bidang politik, hukum, dan keamanan.

Namun, justru di situlah menariknya. Jenderal tua yang dulu pernah menjadi bagian dari sejarah kelam 1998, kini kembali hadir di panggung politik nasional.

Kali ini bukan sebagai hakim militer, melainkan sebagai komandan sipil di bidang politik dan keamanan.

Djamari Chaniago, Menko Polkam baru pilihan Prabowo, kini resmi menjabat. Sejarah berputar: jenderal yang dulu memutuskan nasib Prabowo, kini dipercaya olehnya.

Ironi, atau justru bukti bahwa politik Indonesia memang penuh kejutan? Satu hal yang pasti, rakyat menanti gebrakan Djamari di posisinya yang baru. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang
Presiden Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus
DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak
Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta
Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
Silaturahmi ke Jaksa Agung, Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Satu Ikatan
Perkuat Soliditas, Kapolri dan Jajaran Silaturahmi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:55 WIB

KPK Tetapkan Pegawainya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:26 WIB

Presiden Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemenhan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus

Senin, 20 Juli 2026 - 22:14 WIB

DJP Kemenkeu akan Libatkan TNI Polri Dalam Pengawasan Terhadap Wajib Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:34 WIB

Mulai 1 Agustus 2026, Tarif Jadi WNI Jalur Perkawinan Naik Menjadi Rp25 Juta

Berita Terbaru