Dorong Hemat Energi, Bupati Sumenep Berlakukan “Jumat Tanpa BBM” Bagi ASN

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan kebijakan efisiensi energi melalui Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2026 tentang program “Jumat Tanpa BBM”. SE yang diteken Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ini mulai berlaku Jumat, 3 April 2026, sebagai langkah pengendalian penggunaan bahan bakar minyak sekaligus pengurangan emisi.

Kebijakan tersebut menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep untuk tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak setiap hari Jumat. Sebagai alternatif, ASN dianjurkan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan kendaraan listrik.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak ke Daerah Terdampak Bencana, Tinjau Kondisi di Lapangan

Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penghematan energi sekaligus menekan emisi gas buang. Selain aspek lingkungan, kebijakan juga diarahkan untuk membangun budaya hidup sehat di kalangan ASN serta memberi contoh positif kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui gerakan ini, diharapkan ASN dapat menjadi pelopor dalam penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” demikian salah satu poin dalam SE tersebut.

Kepala perangkat daerah diminta mengawasi pelaksanaan kebijakan di instansi masing-masing. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas program “Jumat Tanpa BBM”.

Baca Juga :  Polisi akan Tindak Tegas Pelaku Perusakan Rumah Doa Padang

Kebijakan ini mendapat perhatian publik. Sebelumnya, Pemkab Sumenep juga telah menerbitkan sejumlah surat edaran terkait disiplin ASN dan penggunaan fasilitas negara.

Dengan berlakunya SE 17/2026, pemerintah berharap kesadaran akan pentingnya penghematan energi dan pelestarian lingkungan semakin meningkat, baik di internal birokrasi maupun di tengah masyarakat Sumenep. (***)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Usia Seleksi PNS
Kakorlantas Polri Lantik Kombes Pol Bayu Pratama Gubunagi sebagai Kabag TIK
Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Mendalam Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal
Kabar Gembira! Mulai 2027, Seluruh PPPK Paruh Waktu akan Diangkat Menjadi Penuh Waktu
Pangkostrad Dampingi Kasad Audiensi dengan Kapolri, Perkuat Soliditas dan Sinergi TNI-Polri
Irjen Pol Slamet Uliandi Menjadi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Purnawirawan Polri Prihatin atas Dugaan Penyadapan Presiden: Itu Pengkhianatan
Kapolri Tegaskan Kasus Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum, Tidak ada Kaitan dengan Persaingan

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:03 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Usia Seleksi PNS

Sabtu, 7 November 2026 - 17:54 WIB

Kakorlantas Polri Lantik Kombes Pol Bayu Pratama Gubunagi sebagai Kabag TIK

Jumat, 6 November 2026 - 14:37 WIB

Kabar Gembira! Mulai 2027, Seluruh PPPK Paruh Waktu akan Diangkat Menjadi Penuh Waktu

Jumat, 6 November 2026 - 07:09 WIB

Pangkostrad Dampingi Kasad Audiensi dengan Kapolri, Perkuat Soliditas dan Sinergi TNI-Polri

Jumat, 6 November 2026 - 06:40 WIB

Irjen Pol Slamet Uliandi Menjadi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Daerah

Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Usia Seleksi PNS

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:03 WIB

You cannot copy content of this page