Antrian Panjang Terjadi di SPBU, Disperindag Pekanbaru akan Lakukan Sidak, Pengelola Dilarang Jual BBM ke Pengecer

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di wilayah setempat.

Sidak dilakukan karena saat ini BBM mulai alami kelangkaan, dan menyebabkan antrean kendaraan di SPBU mengular.

Kepala Bidang Tertib Perdagangan dan Perindustrian Disperindag Pekanbaru, Khairunnas, mengatakan sidak bakal dilakukan pada, Senin (4/5/2026) besok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidak tersebut akan dilakukan bersama tim terpadu yang terdiri dari unsur kepolisian dan kejaksaan untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Produktivitas di Balik Jeruji, Roti Kayna Salah Satu Bukti Keberhasilan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

“Besok kami bersama tim terpadu dari kepolisian dan kejaksaan akan turun melakukan sidak ke sejumlah SPBU. Kami ingin melihat langsung kondisi riil di lapangan terkait kelangkaan BBM yang menyebabkan antrean panjang di SPBU, sekaligus menelusuri distribusi BBM hingga membuat harga di tingkat eceran melonjak,” kata Khairunnas, Minggu (3/5/2026).

Ia menegaskan, dalam sidak tersebut pihaknya juga akan memberikan sosialisasi kepada pengelola SPBU agar tidak melayani penjualan BBM kepada pengecer, karena hal itu dinilai berpotensi memicu kelangkaan di tingkat konsumen langsung.

“Kami juga akan menyampaikan kepada pengelola SPBU agar tidak menjual BBM kepada penjual eceran,” jelasnya.

Baca Juga :  Patroli Blue Light, Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan 12 Motor Knalpot Brong

Ia menambahkan, prioritas distribusi harus diberikan kepada masyarakat pengguna langsung, sehingga pasokan tetap tersedia dan antrean panjang bisa dikurangi.

“Padahal sudah kita peringatkan karena sudah banyak yang ditangkap karena melangsir BBM, maka besok kita ingatkan lagi,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas dan Nasionalisme di Pekanbaru
Penarikan Mobil Pajero Sport di Parkiran RSUD Arifin Achmad Berujung Keributan, Polisi Turun Tangan
Tim Pemburu dari Inhil Shooting Club Turun Buru Monyet Liar yang Serang Belasan Warga
Terungkap! Pengemudi Sedan Pelaku Tabrak Lari di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba
Seragam Sudah Gratis dari APBD, DPP SPKN: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Pungut Biaya atau Arahkan ke Penjahit Tertentu
Seragam Sekolah Jadi Sorotan! DPP SPKN Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Aturan di SD dan SMP Negeri Kampar
Peringati HUT ke 1 Kodam XIX/TT, Kodim 0302/Inhu Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah, 143 Kantong Terkumpul
Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Ditlantas Polda Riau Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas dan Nasionalisme di Pekanbaru

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Penarikan Mobil Pajero Sport di Parkiran RSUD Arifin Achmad Berujung Keributan, Polisi Turun Tangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Tim Pemburu dari Inhil Shooting Club Turun Buru Monyet Liar yang Serang Belasan Warga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Seragam Sudah Gratis dari APBD, DPP SPKN: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Pungut Biaya atau Arahkan ke Penjahit Tertentu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Seragam Sekolah Jadi Sorotan! DPP SPKN Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Aturan di SD dan SMP Negeri Kampar

Berita Terbaru