Pengantin Baru Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Penginapan Nagari Alahan Panjang, Berikut Kronologinya

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengantin baru bernama Gilang Kurniawan (28 tahun) dan Cindy Desta Nanda (28) ditemukan tak sadarkan diri saat glamping di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (9/10). (Foto: Dok. Polsek Lembah Gumanti)

Pengantin baru bernama Gilang Kurniawan (28 tahun) dan Cindy Desta Nanda (28) ditemukan tak sadarkan diri saat glamping di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (9/10). (Foto: Dok. Polsek Lembah Gumanti)

SUARANEWS86.COM || Pasangan suami istri bernama Gilang Kurniawan (28) dan Cindy Desta Nanda (28) ditemukan tak sadarkan diri di dalam kamar penginapan Glamping di Nagari (Desa) Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (9/10).

Cindy dinyatakan meninggal usai dilarikan ke Puskesmas. Sementara kondisi Gilang kritis dan masih mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Gilang dan Cindy informasinya baru tiga hari menikah. Mereka kemudian berbulan madu di lokasi glamping yang terletak di tepi danau dengan pemandangan danau dan pegunungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Solok, AKBP Agung Pranajaya mengatakan, kepolisian masih menunggu keputusan untuk visum terhadap jenazah korban.

“Kami lagi menunggu visumnya. Untuk lebih detail, silakan ke Kapolsek,” ujar Agung dihubungi kumparan, Jumat (10/10).

Baca Juga :  Kegiatan TMMD Ke 127 Kodim 0302/Inhu Pembuatan Sumur Bor di Desa Kasang Limau

Kronologi Kejadian

Polisi mengungkap kronologi kasus bulan madu sepasang suami istri yang berujung maut di sebuah penginapan di Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (9/10/2025).

Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata Rahmat Sukarsih menyebutkan, peristiwa berawal saat pasutri itu masuk ke penginapan pada Rabu (8/10/2025) siang.

Pasutri asal Padang itu kemudian menginap hingga Kamis (9/10/2025) pagi, ketika pelayan datang mengantarkan sarapan pagi.

“Saat pelayan mau mengantarkan sarapan pagi, pasutri itu masih merespons atau menyahut kedatangan pelayan,” kata Barata.

Namun, saat itu, sarapan belum sempat diberikan karena pasutri tersebut sedang mandi. Setelah pelayan itu kembali dan mau mengantarkan sarapan, pasutri tersebut tidak lagi merespons.

Baca Juga :  Kedepannya, Sumatera akan Menjadi Ikon LIRA di Indonesia

“Saat pelayan datang untuk kedua kalinya, pasutri itu tidak lagi menyahut,” kata Barata.

Kemudian, pelayan itu memberi tahu rekan lainnya, lalu mereka masuk dengan dibuka paksa.

“Lalu, mereka menemukan kedua pasutri sedang tergeletak di lantai kamar mandi,” kata Barata.

Selanjutnya, kedua korban dilarikan ke Puskesmas Alahan Panjang, Di Puskesmas itu, sang istri, CDN (28), dinyatakan meninggal dunia. Adapun suami, GK, dirujuk ke RSUD Arosuka dengan kondisi kritis.

Olah TKP

Lokasi tersebut kini dipasangi garis polisi. Olah TKP juga telah dilakukan.

Sementara itu, Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih mengatakan dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Visum luar tidak ada ditemukan tanda kekerasan. Kondisinya sudah meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas,” kata dia.

Baca Juga :  Disnakertrans Riau Mulai Buka Posko Pengaduan THR

Beredar Info Diduga Korban Keracunan Gas

Beredar info korban tewas karena keracunan gas dari pemanas air. Soal ini, Barata mengatakan pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut.

“Kami belum bisa menyimpulkan. Kalau untuk kemungkinan-kemungkinan bisa semua. Tapi belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Saat ini, kepolisian terkendala dalam penyelidikan karena jenazah korban telah dimakamkan.

“Informasinya korban sudah dimakamkan tadi. Otomatis tidak dilakukan autopsi. Autopsi ini kan sesuai permintaan keluarga,” ungkapnya.

“Keluarga sudah ditawarkan, awalnya disetujui, sudah membuat laporan polisi dan permohonan autopsi, namun tidak jadi. Kami tidak tahu apa alasan keluarga,” sambung Barata. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City sebagai Tersangka
Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah
Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul
Pemilik Food Truck di Yogyakarta Curhat Kena Pungli Rp1 Juta Perhari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Oknum Polisi
Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City
Kabar Gembira! Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK 2027
Purbaya Sebut Danantara Keberatan Setor Rp120 Triliun ke Negara, Rosan: Kita Bicara dengan Menkeu Baru
SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:56 WIB

Polisi Tetapkan Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City sebagai Tersangka

Sabtu, 19 September 2026 - 14:01 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, BGN: Harus Kesepakatan Bersama Satu Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 22:32 WIB

Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli yang Dialami Pemilik Food Truck di Alun-alun Kidul

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Pemilik Food Truck di Yogyakarta Curhat Kena Pungli Rp1 Juta Perhari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Oknum Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 14:51 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City

Berita Terbaru