Sampah Menumpuk di Jalan Assofa, Warga Pertanyakan Kinerja DLHK dan Pihak Ketiga

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru – Banjir yang melanda Pekanbaru beberapa waktu lalu meninggalkan pemandangan ironis di Kecamatan Payung Sekaki, Kelurahan Labuhbaru Barat. Jalan Asofa, yang baru saja diperbaiki, kini menjadi tempat pembuangan sampah liar.

Gunungan sampah yang mencapai ketinggian beberapa meter memenuhi bahu jalan, tepat di depan kantor Camat. Bau busuk menyengat menusuk hidung, menciptakan kontras yang mencolok dengan jalan yang mulus dan bersih. Rabu (12/03/2025).

Pemandangan ini menjadi sorotan tajam, apalagi mengingat janji Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru untuk memprioritaskan kebersihan kota pascabanjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang setiap hari melintasi Jalan Asofa mengungkapkan kekesalan dan kekecewaan yang mendalam. “Kami sangat terganggu! Setiap hari, pagi, siang, malam kami lewat sini. Anak-anak kami juga sekolah di dekat sini, dan bau sampah ini sangat mengganggu kesehatan, bahkan membuat kami mual,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Tanggapi Pemberitaan Terkait Ketimpangan Gaji THL, Ini Penjelasan Kadisdukcapil Pekanbaru

Ia menambahkan dengan nada kecewa, “Kami bersyukur jalan Asofa sudah diperbaiki, tapi kebersihannya sangat memprihatinkan. Ini kontras dengan janji Walikota untuk kesejahteraan masyarakat. Perbaikan jalan yang bagus menjadi sia-sia jika kebersihan lingkungan diabaikan.” ucapnya

Sekretaris Camat Payung Sekaki, Abdullah S. STP, menjelaskan upaya yang telah dilakukan. “Bapak Camat telah melaporkan setiap hari terkait tumpukan sampah yang ada di wilayah Kecamatan Payung Sekaki.”

“Kami telah berupaya mengawasi, menangkap pembuang sampah sembarangan, dan secara aktif meminta bantuan DLHK Kota Pekanbaru dan pihak ketiga untuk mengangkat sampah di Jalan Asofa,” jelasnya.

Baca Juga :  Heboh! Diduga Karena Sering Dimarahi Istri, Pria di Pekanbaru Nekat Manjat Tiang Jembatan Siak IV

Namun, hingga saat ini, tumpukan sampah masih belum teratasi.

Sampah diangkut setiap hari, tetapi tidak maksimal. Setiap hari hanya satu mobil pengangkut sampah yang datang.

“Dengan tumpukan sampah sebanyak ini, pasti ada sisa setiap hari, dan sisanya itu banyak. Ditambah lagi sampah yang dibuang besoknya oleh masyarakat, maka semakin hari semakin menumpuk,” ujar Sekcam Payung Sekaki.

Abdullah juga menyampaikan apresiasi atas perbaikan Jalan Asofa, namun menekankan bahwa kebersihan lingkungan sama pentingnya dengan infrastruktur. Koordinasi dengan RT/RW dan Lurah telah dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan sosialisasi pengelolaan sampah.

Ia kembali menegaskan permintaan bantuan kepada DLHK Kota Pekanbaru dan pihak ketiga untuk segera membersihkan sampah di Jalan Asofa.

Baca Juga :  Wapres Gibran Rakabuming Tiba di Pekanbaru, Langsung Tinjau Penanganan Karhutla

“Sebagai perpanjangan tangan Walikota, kami menghimbau warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan pada waktu yang ditentukan, tetapi kami juga menuntut DLHK dan Pihak Ketiga untuk bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan Kota Pekanbaru kususnya Kecamatan Payung Sekaki,” tutup Abdullah.

Tumpukan sampah di Jalan Asofa menimbulkan pertanyaan besar atas komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan janji kesejahteraan masyarakat.

DLHK dan pihak ketiga di mana?

Kapan janji Walikota untuk kota yang bersih dan sehat akan terwujud? Kebersihan lingkungan yang terabaikan ini telah menodai keindahan jalan yang baru diperbaiki. Aksi nyata dari DLHK dan pihak ketiga sangat dinantikan warga. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub
Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm
DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh
BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo
Cuaca Panas Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Lirik Intensifkan Pemantauan
Estafet Jabatan di Disdik Riau, Fokus Perkuat Pelayanan dan Sukseskan SPMB 2026/2027
Cegah Kebakaran, Pemko Pekanbaru Bersama PLN Lakukan Perbaikan Instalasi Listrik di Rumah Warga

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:15 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:13 WIB

Cuaca Panas Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Lirik Intensifkan Pemantauan

Berita Terbaru