BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau menyoroti masih rendahnya perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan yang dinilai dapat berdampak serius terhadap kualitas generasi penerus bangsa di masa depan.

Ketua BASMI Riau, Fadli Akbar, mengatakan bahwa pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, berbagai persoalan yang masih terjadi di dunia pendidikan menunjukkan bahwa sektor ini belum mendapatkan perhatian yang maksimal.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kesejahteraan tenaga pendidik. Hingga saat ini, kata Fadli, masih banyak guru yang mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji serta besaran penghasilan yang dinilai belum sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para guru memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun ironisnya, masih banyak di antara mereka yang harus menghadapi persoalan kesejahteraan, mulai dari gaji yang minim hingga pembayaran yang tidak selalu tepat waktu,” ujarnya. Rabu (3/6/26).

Baca Juga :  Lapas Pekanbaru Ikuti Zoom Terkait Pengumpulan Data Dukung RKT RB Triwulan I 2025

Selain itu, BASMI Riau juga menyoroti belum terealisasinya dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun 2024 tahap kedua untuk SMA dan SMK di Provinsi Riau. Padahal, menurut informasi yang diterima pihaknya, sejumlah program dan kegiatan lainnya telah lebih dahulu diselesaikan pembayarannya oleh pemerintah daerah.

Fadli menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama ketika sektor pendidikan yang menyangkut kebutuhan sekolah dan peserta didik justru belum mendapatkan kepastian pencairan anggaran.

Menurutnya, alasan defisit anggaran yang saat ini dihadapi pemerintah tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengesampingkan kebutuhan pendidikan. Sebab, investasi terbesar sebuah daerah maupun negara sesungguhnya terletak pada kualitas sumber daya manusianya.

Baca Juga :  Hijaukan Lingkungan Melalui Program Green Policing, Ditlantas Polda Riau Tanam Pohon di Mako

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kebijakan efisiensi maupun penyesuaian anggaran seharusnya tidak mengurangi perhatian terhadap sektor yang berhubungan langsung dengan masa depan generasi muda.

“Pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota harus lebih memprioritaskan dunia pendidikan. Ingat, tanpa pendidikan yang baik, kemajuan suatu bangsa akan sulit tercapai. Banyak pemimpin, pejabat, maupun tokoh masyarakat yang berhasil hari ini karena mereka pernah mendapatkan pendidikan yang layak,” tegas Fadli.

Lebih lanjut, ia menilai para guru selama ini telah menjalankan tugas mulia dalam mendidik dan membentuk karakter anak bangsa. Karena itu, negara memiliki kewajiban untuk memastikan para tenaga pendidik mendapatkan hak dan kesejahteraan yang layak.

“Di satu sisi guru dituntut untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, memberikan pendidikan terbaik dan membangun karakter anak didik. Namun di sisi lain, masih banyak yang harus berjuang menghadapi persoalan kesejahteraan. Tentu ini menjadi perhatian serius yang harus segera dicarikan solusi,” katanya.

Baca Juga :  Marsma TNI Abdul Haris Resmi Menjabat Danlanud Roesmin Nurjadin Gantikan Marsma TNI Feri Yunaldi

BASMI Riau berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan penganggaran sektor pendidikan agar berbagai kebutuhan sekolah, tenaga pendidik, dan peserta didik dapat terpenuhi secara optimal.

“Kami berharap ke depan pemerintah lebih mengedepankan dunia pendidikan, menyejahterakan para guru, serta memastikan bantuan dan anggaran pendidikan dapat direalisasikan tepat waktu.

Jika guru sejahtera, sekolah akan berkembang, dan pada akhirnya anak-anak bangsa dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkualitas, dan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” tutupnya. (Zha)

 

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub
Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm
DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo
Cuaca Panas Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Lirik Intensifkan Pemantauan
Estafet Jabatan di Disdik Riau, Fokus Perkuat Pelayanan dan Sukseskan SPMB 2026/2027
Cegah Kebakaran, Pemko Pekanbaru Bersama PLN Lakukan Perbaikan Instalasi Listrik di Rumah Warga
Jaga Kebersihan Lingkungan, Pemko Pekanbaru Serahkan Mobil Operasional Pick Up di Setiap Kecamatan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:50 WIB

Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:15 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo

Berita Terbaru