Di Balik Polemik Coffee Morning Disdik Riau, Tidak Semua Wartawan Memiliki Pandangan yang Sama

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Sejumlah Insan Pers dan Pimpinan Organisasi menanggapi pemberitaan berjudul “DI-PRANK DISDIK RIAU: Agenda Coffee Morning Dibatalkan Sepihak Setelah Puluhan Wartawan Menunggu 2 Jam”.

Sejumlah insan pers yang selalu aktif sehari-hari melakukan peliputan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau membantah atas pemberitaan sepihak, agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Frans Sibarani, yang dikenal sebagai aktivis yang aktif di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau menegaskan bahwa, informasi mengenai agenda Coffee Morning yang beredar berasal dari potongan notulen kegiatan internal Disdik Riau yang tersebar ke beberapa insan pers dijadikan dasar sebagai undangan resmi, sementara pihak pimpinan dinas pendidikan tidak pernah memberikan undangan resmi kepada sejumlah wartawan.

Menurut Frans, sebenarnya notulen ini adalah merupakan agenda bagian dari rangkaian kegiatan internal pimpinan Disdik Riau dan bukan undangan resmi yang ditujukan kepada insan pers.

“Pada notulen memang terdapat agenda Coffee Morning pimpinan bersama media. Namun itu merupakan bagian dari agenda internal dan pelaksanaannya sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta jadwal pimpinan. Jadi tidak bisa serta-merta dianggap sebagai undangan resmi kepada wartawan,” ujarnya.

Frans menambahkan bahwa dirinya bersama sejumlah wartawan lainnya hampir setiap hari berada di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk menjalankan tugas jurnalistik.

“Bagi kami yang setiap hari melakukan peliputan di Disdik, tidak ada persoalan terkait agenda tersebut. Kami memahami bahwa itu merupakan agenda kerja internal pimpinan, bukan undangan resmi kepada media,” katanya.

Baca Juga :  Penguatan Tugas dan Fungsi Oleh Dirjenpas, Lapas Pekanbaru Ikuti Secara Virtual

Hal senada disampaikan Sabam Tanjung. Ia menyayangkan pencantuman fotonya dalam pemberitaan tersebut karena dirinya tidak pernah memberikan pernyataan yang mendukung narasi bahwa wartawan telah “di-prank” oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Saya keberatan foto saya ditampilkan dalam pemberitaan tersebut. Saya tidak pernah menyatakan bahwa Disdik Riau melakukan prank kepada wartawan. Kami hampir setiap hari berada di Disdik untuk melakukan peliputan dan memahami mekanisme kegiatan di lingkungan instansi tersebut,” tegas Sabam.

Menurut Sabam, apabila sebuah kegiatan memang ditujukan kepada media, maka lazimnya akan disampaikan melalui undangan resmi yang diterbitkan oleh instansi terkait.

“Kalau memang itu undangan resmi untuk wartawan, tentu ada surat atau undangan khusus yang disampaikan secara resmi. Sementara yang beredar hanya potongan notulen kegiatan internal. Karena itu, tidak tepat jika langsung disimpulkan bahwa wartawan mendapat undangan resmi lalu dibatalkan secara sepihak,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Cepat Pilot Tempur Skadron 12, Paksa Pesawat Asing Mendarat di Lanud Rsn Pekanbaru

Ia juga mengajak seluruh rekan media untuk melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak membangun persepsi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah hubungan kemitraan antara insan pers dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Kita harus bisa membedakan mana agenda internal dan mana undangan resmi. Jangan sampai informasi yang belum utuh menimbulkan polemik yang sebenarnya tidak perlu,” tutupnya.

Sabam Tanjung melalui media ini juga meminta kepada pihak yang mempublikasikan pemberitaan tersebut untuk menghapus foto dirinya karena digunakan tanpa persetujuan dan dapat menimbulkan kesan seolah-olah dirinya mendukung isi pemberitaan dimaksud. (Fa)

 

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Resiko Kecelakaan, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Penertiban ODOL di Tol Permai
Seragam Gratis Disalurkan Oktober, Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam
Semarak HUT RI ke 81, Ditlantas Polda Riau Bagikan Sembako, Helm SNI dan Konvoi Bersama Ojol
BASMI Riau: Tiga Boks Bukti Sudah Diamankan, Kasus Smartboard Disdik Riau Harus Terang-Benderang
Nama dan NIM Disebut Tak Ditemukan, ASN Dinas Kebudayaan Riau Dilaporkan ke Polisi
Usai Santap Menu MBG, 45 Siswa SD di Dumai Alami Mual dan Muntah, Polisi Amankan Sampel Makanan
Jembatan Perintis Garuda Desa Sanglap Diresmikan, Buka Akses Warga di Wilayah Terpencil Inhu
Kirim Surat ke Presiden, Penyelesaian Sengketa dan Penyatuan PPM Harus segera Terlaksana

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tekan Resiko Kecelakaan, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Penertiban ODOL di Tol Permai

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Seragam Gratis Disalurkan Oktober, Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Semarak HUT RI ke 81, Ditlantas Polda Riau Bagikan Sembako, Helm SNI dan Konvoi Bersama Ojol

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:44 WIB

BASMI Riau: Tiga Boks Bukti Sudah Diamankan, Kasus Smartboard Disdik Riau Harus Terang-Benderang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Nama dan NIM Disebut Tak Ditemukan, ASN Dinas Kebudayaan Riau Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru