Viral! Ambil Barbuk Kecelakaan Diminta Bayar Rp1 Juta, Kapolresta Surabaya Minta Maaf dan Janji Beri Sanksi Tegas

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SURABAYA — Polrestabes Surabaya menjadi sorotan setelah muncul dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum anggotanya terhadap korban kecelakaan lalu lintas.

Kasus tersebut mencuat setelah keluhan seorang warga viral di media sosial Threads. Pengunggah akun @tasyamarcella96 mengaku dimintai uang untuk pengurusan surat pengeluaran kendaraan yang menjadi barang bukti kecelakaan lalu lintas.

Dalam unggahannya pada Kamis (27/8/2026), pemilik akun turut menyertakan foto dokumen pengeluaran barang bukti serta bukti transfer uang sebesar Rp1 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ambil barang bukti kecelakaan gratis. Iya sih gratis, tapi buat minta surat pengeluaran kendaraan harus bayar,” tulis pengunggah.

Baca Juga :  Relawan Prabowo Gibran Apresiasi Kapolda Sulut atas Kinerja dan Prestasi

Pengunggah kemudian diketahui bernama Kristiani, warga asal Karangploso, Malang, yang berdomisili di Sidoarjo.

Identitas Oknum Terungkap

Menanggapi kasus tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Jumat (28/8/2026), Luthfie mengungkap bahwa anggota yang diduga meminta uang tersebut merupakan Aiptu S, seorang penyidik Gakkum Polrestabes Surabaya.

Dalam video tersebut, Luthfie terlihat memberikan teguran keras secara langsung kepada Aiptu S di hadapan jajaran personel.

Luthfie menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sejalan dengan komitmen Polrestabes Surabaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tenteng Senjata Laras Panjang, Oknum Prajurit TNI Ngamuk di Bank BRI Gowa, Sempat Lepaskan Tembakan

“Kita sudah berkomitmen untuk menjadi lebih baik, tetapi ternyata masih ada yang mengecewakan,” ujar Luthfie.

Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak menambah beban masyarakat yang sedang mengalami musibah, termasuk korban kecelakaan maupun tindak pidana.

“Jangan sampai musibah itu datangnya dari orang yang bertugas memberikan pelayanan, melindungi, mengayomi, justru menjadi orang yang menambah berat beban hidupnya,” tegasnya.

Oknum Diproses dan Terancam Demosi

Luthfie kemudian meminta Kasi Propam Polrestabes Surabaya segera memproses Aiptu S melalui mekanisme disiplin dan kode etik.

Ia juga memerintahkan Kabag Sumda untuk mencopot dan memutasi Aiptu S dalam bentuk demosi.

Baca Juga :  Kecewa Terhadap Kadis Kesehatan P2KB Sumenep, Keluarga Pasien H Minta Kapus Bluto dan yang Terlibat Dipecat

Selain itu, Luthfie menyoroti aspek pengawasan internal dan meminta Kasat Lantas segera menemui korban untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Sampaikan nanti dari saya, saya ganti 10 kali lipat! Itu komitmen saya,” ujarnya.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan akan memberikan tindakan tegas terhadap oknum tersebut apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Menurutnya, tindakan individu yang mencederai kepercayaan masyarakat tidak boleh menghapus kerja keras personel lainnya yang selama ini telah memberikan pelayanan dengan baik.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian internal Polrestabes Surabaya dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:05 WIB

Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat

Berita Terbaru