Kericuhan Pasca Demo di DPR, Seorang Lansia Pedagang Cermin Tewas di Keroyok Sekelompok Orang

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang pedagang cermin bernama Bambang Kurniawan (60) tewas dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, di tengah kericuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026) malam.

Berdasarkan kesaksian warga, Bambang awalnya sedang duduk di dalam gang dekat rumahnya di Jalan Pejompongan Raya. Tiba-tiba, sekelompok orang datang dan membawa korban keluar dari gang menuju jalan raya. “Dia nggak tahu apa-apa, langsung dia dibawa,” kata Yoga, warga sekitar, di Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga :  TNI Lakukan Airdrop Bantuan Sembako 5,4 Ton di Blankejeren, Gayo Lues

Setelah dibawa keluar gang, Bambang kemudian dipukuli. Korban disebut mengalami luka parah hingga berada dalam kondisi kritis. Menurut Yoga, Bambang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri. Namun, nyawanya tidak tertolong. “Meninggal di Rumah Sakit Polri,” ungkap Yoga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi pengeroyokan tersebut juga terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah orang terlihat memukuli Bambang menggunakan bambu. Korban bahkan sempat diseret di tengah jalan.

Kericuhan Berlanjut ke Pejompongan

Pengeroyokan Bambang terjadi setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI berujung ricuh pada Kamis (27/8/2026) malam. Mahasiswa yang sebelumnya berorasi di depan kompleks parlemen membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB dan bergerak ke arah Senayan.

Baca Juga :  Urai Kemacetan, Simpang Lampu Merah SKA Bakal Ditutup, U Turn Jalan Tuanku Tambusai akan Dilebarkan

Namun, sebagian massa lainnya masih bertahan di sekitar Gedung DPR RI. Polisi kemudian melakukan pukul mundur terhadap massa yang belum membubarkan diri.

Petugas dari arah Semanggi mendorong massa ke arah Slipi, Kericuhan kemudian meluas hingga kawasan Slipi dan Pejompongan.

Di kawasan tersebut, sejumlah fasilitas publik menjadi sasaran. Massa dilaporkan merusak hingga membakar pos polisi serta merusak kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Hingga Jumat sekitar pukul 06.00 WIB, sebagian massa masih dilaporkan bertahan di kawasan Pejompongan. Di tengah situasi tersebut, Bambang menjadi korban pengeroyokan hingga akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Polri. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK
Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Usai Latihan Prapenugasan, 150 Personel Polri Siap Bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:46 WIB

SIM Kedaluwarsa Diminta Tetap Bisa Diperpanjang, Warga Gugat UU LLAJ ke MK

Senin, 14 September 2026 - 19:05 WIB

Reshuffle Kabinet! Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 19:31 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat

Berita Terbaru