Atasi Karhutla Riau, Pemerintah Tambah Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU – Pemerintah kembali menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 29 Agustus hingga 1 September 2026 guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Langkah darurat ini diambil untuk memicu hujan buatan di atas lahan gambut yang terbakar.

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni menyampaikan rencana tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di GOR Presisi Polda Riau pada Jumat (28/8/2026).

“Kira-kira di tanggal 29, 30, 31, sampai tanggal 1. Terutama tanggal 1 ada potensi hujan besar di seluruh Riau,” kata Raja Juli.

Ia menjelaskan bahwa hujan alami maupun buatan merupakan faktor paling efektif dalam memadamkan titik api, khususnya di wilayah gambut. Meskipun demikian, pemerintah tetap mengoptimalkan pemadaman darat dan pemompaan air oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Setiap potensi awan semai yang muncul di langit Riau akan langsung dimanfaatkan untuk pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Pihak Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin juga telah menyetujui pembukaan akses bandara secara penuh bagi pesawat OMC.

“Kami sudah sepakati semua, sekecil apa pun potensi awan hujan, awan semai, maka akan kami lakukan operasi modifikasi cuaca,” tegas Raja Juli.

Baca Juga :  Kapolda Riau Tunjuk Kompol David Ricardo Sebagai Kapolsek Bukit Raya Gantikan Kompol Syafnil

Selain rekayasa cuaca, pemerintah berencana menambah armada helikopter water bombing untuk memperkuat lima unit helikopter yang telah beroperasi di Riau. Tambahan armada udara tersebut saat ini sedang dikoordinasikan dengan Kementerian Pertahanan.

“Nanti saya akan telepon Pak Menhan habis ini juga untuk segera mungkin dikirim untuk memperkuat lima heli yang sudah digelar di Riau,” ujar Raja Juli.

Satu helikopter pemadam yang sebelumnya dipinjamkan ke Provinsi Kalimantan Selatan juga berpeluang ditarik kembali ke Riau. Penarikan armada tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Peserta Didik Dipulangkan Lebih Awal
Sat PJR Respon Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan
Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Inhu
Mulai Besok, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas, Siswa Wajib Gunakan Masker

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:25 WIB

Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Senin, 14 September 2026 - 16:28 WIB

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah

Senin, 14 September 2026 - 11:31 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Peserta Didik Dipulangkan Lebih Awal

Sabtu, 12 September 2026 - 01:02 WIB

Seragam SMAN 3 Siak Hulu Disorot, Bayar di BRI Link Diduga Milik Bendahara Komite, BASMI Riau Desak Disdik Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 17:45 WIB

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Berita Terbaru