Usai Aktivis Lingkungan, Wartawan Royman M Hamid Ditangkap Polisi di Morowali

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Setelah penangkapan terhadap aktivis lingkungan Arlan Dahrin yang berujung pada pembakaran kantor PT Raihan Catur Putra (RCP), Kepolisian Resor (Polres) Morowali kembali melakukan penangkapan terhadap seorang jurnalis, Royman M Hamid, pada Minggu, 4 Januari 2026.

Royman M Hamid diketahui merupakan wartawan yang selama ini aktif menjalankan jurnalisme advokasi serta mengawal berbagai konflik agraria di wilayah Kabupaten Morowali.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut, penangkapan bermula ketika aparat kepolisian mendatangi rumah Asdin, warga Desa Torete yang merupakan kakak dari Arlan Dahrin.

Kedatangan aparat disebut diiringi dengan suara tembakan beruntun yang membuat warga sekitar panik.

Firna M Hamid, salah seorang saksi mata, mengungkapkan bahwa dirinya segera menuju rumah Asdin setelah mendengar suara tembakan.

Di lokasi tersebut, seorang warga bernama Lina alias Mama Arwan diduga sempat ditodong senjata oleh aparat sambil ditanya mengenai keberadaan Royman M Hamid.

“Waktu itu kami sampaikan bahwa Royman berada di rumah saudara Jufri Jafar, tidak jauh dari rumah Asdin,” ujar Firna.

Mendapat informasi tersebut, sejumlah aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Morowali kemudian mendatangi rumah Jufri Jafar, tempat Royman berada.

Baca Juga :  BPN Sumenep Mantapkan Langkah Percepatan Sertifikasi Aset Pemkab 2025

Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat aparat kepolisian berseragam lengkap dan membawa senjata api, sementara sebagian lainnya berpakaian sipil.

Kasatreskrim Polres Morowali terlihat duduk berhadapan dengan Royman M Hamid di depan rumah tersebut. Dalam perbincangan singkat, Kasatreskrim menyampaikan bahwa pihaknya datang dengan membawa kelengkapan administrasi penangkapan.

Namun, Royman M Hamid meminta agar administrasi penangkapan tersebut diperlihatkan dan didokumentasikan, dengan alasan sebagai pihak yang akan ditangkap dirinya berhak mengetahui dasar hukum penangkapan tersebut. Permintaan itu disebut tidak dipenuhi oleh pihak kepolisian.

Tak lama berselang, penangkapan paksa pun terjadi. Royman M Hamid disebut langsung dipiting pada bagian leher dan tangannya dipegang oleh beberapa anggota polisi, lalu dibawa menuju mobil aparat.

Baca Juga :  Panglima TNI Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-65 Kostrad

Peristiwa penangkapan terhadap Royman M Hamid menuai reaksi dan keprihatinan dari masyarakat setempat. Warga menilai perlakuan aparat terhadap Royman maupun Arlan Dahrin terkesan berlebihan dan menyerupai penanganan terhadap pelaku terorisme, padahal keduanya dikenal aktif mengawal aspirasi dan persoalan masyarakat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut, Kasi Humas Polres Morowali, Bripka Sasri, hanya memberikan jawaban singkat dengan menyatakan, “Mohon waktu, Pak.” **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf
Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page