Tidak Sinkronnya Data Desa Belum Berlistrik, Bahlil: Kalian habis ini ketemu sama saya ya. Kurang ajar kalian ini!

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

SUARANEWS86.COM || Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meluapkan kemarahannya dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7).

Ia menegur keras jajarannya dan Direktur Utama PLN setelah menemukan ketidaksesuaian data jumlah desa yang belum teraliri listrik.

Bahlil awalnya menyampaikan bahwa menurut data internal kementerian, terdapat sekitar 5.600 desa di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik. Namun, saat menyampaikan laporan tersebut, ia diberi informasi oleh PLN bahwa jumlah desa tanpa listrik justru mencapai 10.000.

“Dalam hitungan kami ada sekitar 5.600 desa yang harus kita lakukan. Tapi tadi saya dapat laporan katanya PLN 10 ribu desa ya. Oh 10 ribu? Ini tambah, 10 ribu,” ujar Bahlil, terkejut saat menyampaikan paparannya.

Pernyataan tersebut langsung diikuti luapan emosi. Ia mempertanyakan keakuratan data yang diterimanya dan menyebut akan memanggil para pejabat terkait usai rapat.

“Ini nggak tahu Dirjen saya yang nggak benar atau Dirut PLN-nya yang nggak benar. Kalian habis ini ketemu sama saya ya. Kurang ajar kalian ini. Masih mau jadi dirjen kau?” tegasnya.

Baca Juga :  Pencegahan dan Penanggulangan TBC-HIV, Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Binaan

Ketidaksesuaian data ini dinilai Bahlil sebagai hal yang sangat serius karena menyangkut program prioritas pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi. Ia menegaskan bahwa pemerintah sedang memetakan wilayah prioritas untuk penyambungan listrik ke desa-desa yang belum teraliri, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Bahlil, salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan adalah pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang sulit diakses jaringan PLN.

“Kita harus pastikan tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kegelapan di tengah kemajuan Indonesia. Ini janji pemerintah,” kata Bahlil.

Baca Juga :  Tanggapi Masukan dari Tokoh Masyarakat, Pemprov Riau Berencana akan Ganti Tugu Zapin

Rapat kerja tersebut juga diwarnai dorongan dari sejumlah anggota dewan agar pemerintah mempercepat realisasi elektrifikasi desa dan memperbaiki sistem pendataan yang dianggap masih tumpang tindih. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR RI Minta Juri LCC 4 Pilar MPR di Kalbar di Blacklist dan Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka
Habiburokhman Puji Keberanian Ocha Peserta LCC 4 Pilar MPR, Sarankan Juri Minta Maaf
Polemik LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar, Disdik: Speaker Arah ke Juri Alami Gangguan
Tim Resmob Polrestabes Medan Ringkus 4 Orang Pelaku Begal Sadis
Waka MPR RI Minta Maaf, LCC 4 Pilar di Kalbar akan di Evaluasi
Heboh! Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Jawaban Sama Tapi Juri Beri Nilai Berbeda
Rayakan HUT ke 15, Ribuan Kader GRIB Jaya Padati Istora Senayan
TNI Bubarkan Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Ternate, Ini Alasannya!

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:21 WIB

DPR RI Minta Juri LCC 4 Pilar MPR di Kalbar di Blacklist dan Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:32 WIB

Polemik LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar, Disdik: Speaker Arah ke Juri Alami Gangguan

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:37 WIB

Tim Resmob Polrestabes Medan Ringkus 4 Orang Pelaku Begal Sadis

Senin, 11 Mei 2026 - 22:59 WIB

Waka MPR RI Minta Maaf, LCC 4 Pilar di Kalbar akan di Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 22:39 WIB

Heboh! Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Jawaban Sama Tapi Juri Beri Nilai Berbeda

Berita Terbaru