Senjata Rakitan Bertuliskan “Welcome To Hell” Ditemukan Dilokasi Ledakan di Mesjid SMA 72 Jakarta

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Polisi mengonfirmasi bahwa di lokasi kejadian ditemukan dua senjata rakitan dengan tulisan mencolok di bodinya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan dua benda menyerupai senjata itu ditemukan di dekat dua korban ledakan.

Diketahui siang hari ini, Jumat (7/11/2025) terjadi ledakan di masjid di SMAN 72, kawasan Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tim Gegana telah terjun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Pokoknya menyerupai, kita belum bisa pastikan apakah itu senpi, atau senjata rakitan belum tahu,” ujar Budi dalam keterangan resminya yang dilansir pada Jumat, 7 November 2025.

“Ini ditemukan di dekat dua korban itu,” lanjutnya.

Kedua korban ledakan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Polisi menduga keduanya merupakan pelajar.

“Korban diduga anak sekolah,” imbuh Budi.

Dalam dua senjata rakitan yang ditemukan, terdapat beberapa tulisan berbahasa Inggris, antara lain “Welcome to Hell”, “For Agartha”, serta dua nama yang dikenal publik internasional, yakni “Brenton Tarrant” dan “Alexandre Bissonnette.”

Tulisan “For Agartha” diduga mengacu pada mitos dunia bawah tanah legendaris yang sering diasosiasikan dengan teori konspirasi ekstrem. Sementara Brenton Tarrant merupakan pelaku penembakan massal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru pada 2019, dan Alexandre Bissonnette adalah pelaku penembakan masjid di Kota Quebec, Kanada, pada 2017.

Baca Juga :  Heboh Beredarnya Surat Tulisan Tangan Abdul Wahid, Ini Tanggapan KPK

Tulisan-tulisan ini kini menjadi fokus penyelidikan karena dianggap bisa mengindikasikan inspirasi atau pola pikir tertentu di balik peristiwa ledakan tersebut.

Polisi belum memastikan hubungan antara temuan senjata rakitan dan penyebab ledakan. Tim dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara unit penjinak bom (Jibom) dan laboratorium forensik turut dikerahkan.

“Kita dalami dulu semua temuan di lapangan. Tim labfor sedang bekerja untuk memastikan jenis bahan, mekanisme ledakan, dan keterkaitannya dengan barang bukti di lokasi,” jelas Kombes Budi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak
Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara
Viral! Ambil Barbuk Kecelakaan Diminta Bayar Rp1 Juta, Kapolresta Surabaya Minta Maaf dan Janji Beri Sanksi Tegas
TNI Kembali Kerahkan 248 Personel Penyuluh untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Kericuhan Pasca Demo di DPR, Seorang Lansia Pedagang Cermin Tewas di Keroyok Sekelompok Orang
Cekcok Berujung Maut, Jukir Minimarket di Palu Tewas Ditembak Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:48 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Kamis, 3 September 2026 - 16:42 WIB

Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas

Rabu, 2 September 2026 - 09:03 WIB

Mayat Pria Ditemukan di dalam Gardu LRT Pancoran, PLN Temukan Kabel dan Komponen Rusak

Selasa, 1 September 2026 - 12:27 WIB

Kasus Kematian Robby Harianda, JPU Tuntut 4 Terdakwa hingga 14 Tahun Penjara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:15 WIB

Viral! Ambil Barbuk Kecelakaan Diminta Bayar Rp1 Juta, Kapolresta Surabaya Minta Maaf dan Janji Beri Sanksi Tegas

Berita Terbaru