Siswa Kurang Mampu Tak Lolos SPMB SMP Negeri, Pemko Pekanbaru Siapkan 16 Sekolah Swasta Gratis

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan solusi bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak lolos seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri.

Sebanyak 16 sekolah swasta disiapkan sebagai alternatif pendidikan gratis melalui kerja sama dengan Pemko Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap bisa melanjutkan pendidikan secara gratis di sekolah swasta yang ditunjuk. Seluruh biaya akan ditanggung melalui anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi anak-anak yang kurang mampu bisa belajar di sana secara gratis,” ujar Agung, Rabu (2/7/2025).

Baca Juga :  Kemenkes Ubah Sistem Rujukan BPJS, Tak Lagi Berjenjang, Pasien Bisa Langsung Pilih Rumah Sakit Tipe A

Agung menegaskan, Pemko berkomitmen menjalankan proses SPMB secara adil dan transparan tanpa permainan kuota, sesuai pakta integritas yang telah ditandatangani bersama.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebut, sejumlah sekolah swasta telah siap menampung siswa.

Beberapa di antaranya berada di kawasan Sukajadi seperti SMP YLPI dan SMP Masmur. Di wilayah Bina Widya ada SMP Telekomunikasi, SMP IT Badrul Islam, serta SMP Plus Terpadu. Sedangkan di Tuah Madani terdapat SMP Taruna Satria.

Selanjutnya, SMP Tri Bhakti yang berada di Payung Sekaki, SMP Muhammadiyah 5 di Rumbai Pesisir, SMP Tunas Karya di Sukajadi, SMP Widya Graha di Bukit Raya, serta SMP Dwi Sejahtera di Marpoyan Damai juga menjadi bagian dari sekolah mitra.

Baca Juga :  Munas II Pemuda LIRA, Sultoni Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum Periode 2026-2030

Ada pula sekolah lainnya seperti SMP YABRI Terpadu, SMP Nurul Falah Kulim, SMP Pekerti Mulya, SMP Plus Ath Thoiba, dan SMP Islam Nurul Hidayah.

“Keseluruhan sekolah tersebut telah menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dalam program pendidikan gratis ini,” katanya.

Abdul Jamal menambahkan, penerimaan tetap disesuaikan dengan daya tampung masing-masing sekolah dan memprioritaskan siswa kurang mampu. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terekam CCTV, Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Motor Raib Digotong Pelaku
Klarifikasi SMA Negeri 6 Tapung: Belum Ada Pembukaan Resmi SPMB di Sekolah
Sebanyak 11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya
Dalam Waktu 3 Minggu, Polda Riau Berhasil Ungkap 435 Kasus Narkotika, Amankan 557 Tersangka, 31,8 Kg Sabu, 2.329 Ekstasi
Kecelakaan Maut di Rumbai Barat, Pelajar 13 Tahun Tewas Terlindas Dump Truk
Nilai PAD Bocor di Tangan Pihak ke 3, DPRD Pekanbaru Usul Parkir di Ambil Alih dan Dikelola oleh Pemko
Warga Karya Indah Resah, RHUKI Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah dan Desak Kapolda Riau Bertindak
BASMI Riau Warning Disdik, Dugaan SPMB Ilegal di SMAN 6 Tapung Harus Dihentikan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:44 WIB

Terekam CCTV, Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Motor Raib Digotong Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:10 WIB

Klarifikasi SMA Negeri 6 Tapung: Belum Ada Pembukaan Resmi SPMB di Sekolah

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:30 WIB

Sebanyak 11.856 Ijazah SMA-SMK di Riau Masih Tersimpan di Sekolah, Ini Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:27 WIB

Dalam Waktu 3 Minggu, Polda Riau Berhasil Ungkap 435 Kasus Narkotika, Amankan 557 Tersangka, 31,8 Kg Sabu, 2.329 Ekstasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:23 WIB

Nilai PAD Bocor di Tangan Pihak ke 3, DPRD Pekanbaru Usul Parkir di Ambil Alih dan Dikelola oleh Pemko

Berita Terbaru