Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah TNTN ‘Nona Seroja’, Simbol Harapan Konservasi

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kelahiran anak gajah dari indukan Ria di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau membawa harapan baru bagi dunia konservasi. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan yang dijuluki ‘Bapak gajah’ memberikan nama anak gajah tersebut ‘Nona Seroja’.
Kapolda Riau mengatakan sebelum menetapkan nama untuk anak gajah tersebut, dirinya telah meminta izin kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Raja Juli pun menyetujuinya.

“Sebelum menetapkan nama untuk gajah ini, kami terlebih dahulu menyampaikan dan meminta izin kepada Bapak Menteri Kehutanan dan alhamdulillah beliau berkenan memberikan persetujuan atas nama yang kami usulkan yaitu ‘Nona Seroja’,” jelas Irjen Herry Heryawan di TNTN, Pelalawan, Riau, Kamis (11/6/2026).

Herry Heryawan mengatakan nama ‘Nona Seroja’ ini memiliki makna yang mendalam. Bunga seroja adalah tanaman air sakral yang bunganya menjulang tinggi di atas permukaan air.

“Seroja adalah bunga yang tumbuh dari lingkungan yang keruh, namun mampu mekar indah dan tetap menjaga kemurniannya,” kata dia.

Filosofi tersebut mencerminkan kondisi Tesso Nilo saat ini, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi. Namun, alam masih menghadirkan kehidupan baru melalui kelahiran seekor anak gajah.

“Karena itu, Nona Seroja kami maknai sebagai simbol kemurnian, ketahanan, keindahan, dan harapan,” imbuhnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, kehadiran Nona Seroja menjadi pengingat bahwa konservasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menjaga gajah tetap hidup di habitatnya berati menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Mantan Ketua PC PPM Pekanbaru Sugeng Wibowo Desak Evaluasi Musda VIII PPM Riau dan Rekonsiliasi Internal

“Menjaga Tesso Nilo berarti menjaga warisan alam yang akan kita tinggalkan untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Irjen Herry heryawan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat berkolaborasi dalam menjaga Tesso Nilo.

“Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, sesuai dengan konteks pentahelix dan seluruh ikhtiar tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan yang sama, yaitu memastikan Tesso Nilo tetap lestari,” katanya.

Tesso Nilo Bukan Sekadar Hutan
Lebih jauh, jenderal yang akrab disapa Herimen ini mengatakan Tesso Nilo bukan sekadar hutan tempat satwa liar. Tetapi, Tesso Nilo adalah saksi atas pilihan yang diambil setiap manusia: memilih menjaga melestarikannya atau membiarkannya dan hilang.

“Oleh karena itu, menjaga Tesso Nilo sesungguhnya bukan hanya tentang melindungi satwa liar dan habitatnya, melainkan tentang memastikan bahwa warisan alam yang kita terima hari ini tetap terjaga untuk generasi yang akan datang,” papar Herimen.

Baca Juga :  Tindak Pungli Retribusi Sampah, DLHK Pekanbaru Kordinasi dengan Polresta

Kehadiran ‘Nona Seroja’ di Tesso Nilo memberikan pesan sederhana namun mendalam. Bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia konservasi, harapan masih ada.

“Semoga Nona Seroja tumbuh sehat, kuat, dan kelak menjadi simbol keberhasilan kita bersama dalam menjaga kelestarian gajah Sumatera serta masa depan Taman Nasional Tesso Nilo,” pungkasnya.

Prosesi penamaan anak gajah ‘Nona Seroja’ ini dibarengi dengan syukuran kecil berupa tumpengan. Turut hadir di lokasi, para mahout pawang gajah dari Taman Nasional Tesso Nilo. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alhamdulillah! Usai Diguyur Hujan, Indeks Kualitas Udara di Pekanbaru Pagi ini Turun Drastis ke Level Baik
Listrik Padam, Warga Pekanbaru kini Bisa Lapor ke 112
Atasi Kelangkaan BBM Jenis Solar, Edy Natar Usul Segera Bentuk Satgas Mafia Solar di Riau
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal
PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan
Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi
BRI Rengat Hadirkan Special Program BRI x FC Barcelona, Ada Kesempatan Exclusive Trip ke Spanyol
Kualitas Udara Membaik, Siswa di Pekanbaru Berpeluang Kembali Tatap Muka pada Rabu 23 September

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:49 WIB

Alhamdulillah! Usai Diguyur Hujan, Indeks Kualitas Udara di Pekanbaru Pagi ini Turun Drastis ke Level Baik

Rabu, 23 September 2026 - 22:42 WIB

Listrik Padam, Warga Pekanbaru kini Bisa Lapor ke 112

Rabu, 23 September 2026 - 09:45 WIB

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Jalan di Perumahan yang Dibangun dengan APBD Tak Boleh Ditutup Portal

Rabu, 23 September 2026 - 08:52 WIB

PT SPR di Bawah Muhammad Haris: Pintu Keterbukaan Dibuka, Kinerja Anak Usaha Jadi Sorotan

Rabu, 23 September 2026 - 07:55 WIB

Penunjukan Darwin sebagai Plt Kepala SMAN 3 Siak Hulu Dipertanyakan, BASMI Riau Soroti Mekanisme dan Administrasi

Berita Terbaru

Pekanbaru

Listrik Padam, Warga Pekanbaru kini Bisa Lapor ke 112

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:42 WIB