Ratusan Petani di Sekip Hilir Hadang Petugas BPN dan Kepolisian yang Ingin Melakukan Plotting Lahan

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam orasinya saat penghadangan tim Ucil dengan tegas menyampaikan dihadapan tim bahwa dilihat dulu risalah lelang HGU PT Alam Sari Lestari, terkait adanya masalah sengketa lahan seharusnya merupakan perkara perdata, akan tetapi mengapa persoalan perdata ini di jadikan seolah olah dipaksa menjadi perkara pidana di Polda Riau. “Masyarakat jami telah diduga ada di kriminalisasi pak Kapolri.

Selanjutnya Ucil menyampaikan kepada tim kalau ada persoalan perdata ada caranya silahkan tuntut kami ,dan kami akan menghadapi gugatan secara perdata itu dipengadilan,kami tunggu “lantang Ucil.

Baca Juga :  BMKG Pekanbaru: Riau Terkena Imbas TC Senyar, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Penghadangan yang dilakukan oleh petani Rengat sekip hilir dan Sei raya membuat rombongan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Inhu dan dari Kantor Pertanahan wilayah Provinsi Riau serta tim Unit 1 Subdit III Ditreskrimum Polda Riau, yang tiba di lokasi Balai Pertemuan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat, untuk melakukan plotting pengambilan titik koordinat menjadi terhenti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi mulai tidak terkendali dimana sudah ada Ketegangan terjadi ketika petani mempertanyakan desa mana yang akan di plotting, dan dengan tegas menolak jika itu dilakukan di Kelurahan Sekip Hilir dan Desa Sungai Raya, adu mulut antara petani dan polisi.

Baca Juga :  Asabri Beri Santunan Rp 350 Juta kepada Keluarga Prajurit yang Gugur Jelang Peringatan HUT ke 80 TNI

Masyarakat petani terus berjuang dan tetap mempertahankan lahan miliknya karena mereka telah membuka yang dulunya hutan belantara yang sudah dibuka dan ditanami, namun terlihat tim memaksa untuk tetap plotting mengambil titik koordinatnya.

Dan terlihat saat itu dilokasi terjadi saling dorong mendorong antara petani dan polisi. Namun saat itu tetap juga terjadi tampak pengambilan Titik koordinat oleh petugas BPN menggunakan Pancang dan GPS, namun titik koordinatnya tidak keluar.

Kenapa pancang GPS yang merupakan alat canggih tidak bisa mengambil titik kooordinat sementara menggunakan HP bisa , kontan petani langsung marah dan mulai nada keras terlontarkan.

Facebook Comments Box

Penulis : Pras

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh Lancang Kuning Hari ke 3 Menunjukan Peningkatan, Jumlah Tilang Naik 46 Persen
Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati
Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara
Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP
Hari Kedua Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Polda Riau Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas
Siapkan Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Kurang Mampu, Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru Gandeng LBH Tuah Negeri Nusantara
PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning Hari ke 3 Menunjukan Peningkatan, Jumlah Tilang Naik 46 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke 98 di Halaman Kantor Bupati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Meriah dan Penuh Warna, SD Negeri 86 Pekanbaru Peringati Sumpah Pemuda dengan Nuansa Budaya Nusantara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Satu Siswa Tewas, Satu Kritis Usai Jalankan Perintah Guru, BASMI Riau Desak Evaluasi Kepala SMAN 1 Tapung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru Segera Bagikan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page