SUARANEWS86.COM || Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparat penegak hukum, mulai dari TNI, Polri hingga kejaksaan, untuk tidak menyalahgunakan kewenangan dengan melindungi berbagai aktivitas ilegal.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Buruh Indonesia Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
“Seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri, kejaksaan, kepolisian, TNI harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” kata Prabowo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ulangi seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi, jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang beking penyelewengan, aparat yang beking penyelundupan, beking narkoba, beking judi, beking ilegal ini, ilegal itu, jangan sampai begitu,” sambungnya.
Prabowo menegaskan pernyataan tersebut disampaikan atas nama rakyat Indonesia. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum benar-benar mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat.
“Jadilah tentara rakyat, jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat dan ini sudah dirintis oleh pimpinan TNI dan kepolisian, saya lihat,” ucapnya.
Prabowo juga mengaku tidak mempermasalahkan berbagai sindiran dari negara lain terhadap sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah Indonesia.
“Saya memang kenyang diejek, paling diejek, rakyat yang susah lebih menderita tiap hari,” ujarnya.
Prabowo kemudian menyinggung kritik terhadap keterlibatan aparat dalam sektor pertanian dan pangan.
“Saudara-saudara mereka gimana kok polisi ngurus jagung, kok tentara ngurus sawah, ya inilah saya katakan TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus jadi polisi rakyat. Dan ini yang sudah dirintis pimpinan kepolisian sekarang,” lanjutnya. **
Editor : Reza

























