“Saya berharap keluarga korban tetap tabah dan semangat dalam menghadapi cobaan ini. Ke depan, kami juga akan memberikan perhatian lebih kepada mereka,” ujar Kapolres Kampar.
Kunjungan yang berlangsung hingga pukul 19.00 WIB ini berjalan dengan aman dan terkendali. Tindakan ini bukan hanya sekadar pemberian bantuan, namun juga merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Kampar dalam memberikan trauma healing dan dukungan psikologis kepada korban dan keluarganya.
Kehadiran berbagai pihak pada kesempatan tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memberikan perlindungan serta bantuan kepada korban kekerasan dalam rumah tangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Kampar dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa tindakan Polres Kampar lebih dari sekadar memberikan bantuan, namun juga menunjukkan komitmen untuk mengangkat korban KDRT tersebut sebagai keluarga.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi kami angkat Valery sebagai anak angkat, sebagai bagian dari keluarga besar Polres Kampar. Ini adalah bentuk kasih sayang dan empati kami untuk membantu Valery pulih dan melangkah maju,” kata AKBP Mihardi.
Semoga dengan dukungan ini, Valery dan keluarganya dapat segera pulih dari trauma yang dialami dan kembali melangkah ke depan dengan penuh harapan dan semangat. **
Editor : Reza
Halaman : 1 2




























