“Kami telah mendistribusikan bantuan bagi para pengungsi. Mereka memilih bertahan di tenda pengungsian karena kondisi lebih aman dibandingkan bertahan di rumah yang terendam banjir,” ujar Zarman.
Menurutnya, banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga meningkatkan risiko ancaman dari hewan berbahaya, seperti ular dan buaya. Oleh karena itu, banyak warga memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian hingga air mulai surut.
Bantuan yang disalurkan kepada para pengungsi berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Agung Toyota Riau. Ia sangat mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat terdampak banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir,” tambahnya.
Sebelumnya, Regional Manager Agung Toyota Wilayah Sumatera Mahmud Fauzi saat penyaluran bantuan ke Pemko Pekanbaru di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) mengatakan, bantuan yang disalurkan terdiri atas 1,75 ton beras, 500 liter minyak goreng, 200 karton mi instan, 200 kilogram gula pasir, 1.200 butir telur. Kemudian, 200 kaleng sarden, 520 botol susu UHT, 610 bungkus biskuit, dan 8.100 cup atau 170 dus air mineral.
Fauzi juga menegaskan bahwa Agung Toyota Riau telah aktif dalam berbagai program CSR di Pekanbaru dan wilayah lainnya di Riau. Sebelumnya, saat pandemi COVID-19, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa mobil operasional bagi Pemko Pekanbaru guna mendukung kinerja di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program CSR ke depannya, termasuk mendukung pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak banjir,” tutupnya. **
Editor : Reza
























