Pelayanan Rumah Sakit Dinilai Semakin Bobrok, Masyarakat Keluhkan Sulitnya Berobat

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Kekecewaan masyarakat terhadap sistem pelayanan rumah sakit kembali mencuat setelah adanya keluhan pasien yang merasa dipersulit saat hendak mendapatkan penanganan medis menggunakan BPJS Kesehatan.

Masyarakat mengeluhkan bahwa pasien kerap diminta terlebih dahulu mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes 1) seperti klinik atau puskesmas untuk memperoleh surat rujukan, meski dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan cepat.

“Harus ke Faskes 1 dulu, minta rujukan dulu, dianggap bukan pasien emergency. Seharusnya rumah sakit mengutamakan keselamatan dan kesehatan pasien terlebih dahulu, bukan malah mempersulit dengan berbagai alasan administrasi,” ungkap salah seorang warga.

Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat masyarakat mendapatkan pertolongan justru dianggap lebih mengedepankan prosedur dibanding kemanusiaan.

Sorotan tajam juga kembali diarahkan kepada Rumah Sakit Aulia yang disebut-sebut kerap menuai keluhan serupa dari masyarakat terkait pelayanan pasien BPJS.

Pihak Rumah Sakit Aulia Pekanbaru, Vicky saat dimintai konfirmasinya terkait pernyataan bagian pelayanan RS Aulia yang mengatakan pasien belum bisa ditangani karena bukan pasien emergency mengatakan, “iyaa berarti memang harus ke faskes 1, ke klinik atau puskesmas”.

Baca Juga :  Kirab Maung MV3, Wujud Kemandirian Alutsista Nasional dan Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat

Menanggapi hal itu, Ketua Barisan Masyarakat Anti Korupsi (BASMI) Riau, Fadli meminta Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rumah sakit yang dinilai tidak mengutamakan keselamatan pasien.

“Rumah sakit seharusnya menjadi tempat membantu kesembuhan pasien, bukan malah membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan. Jika terbukti mengabaikan kepentingan pasien, kami meminta izin operasional rumah sakit tersebut dievaluasi bahkan dicabut,” tegas Ketua BASMI Riau. Kamis (28/5/26).

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memperbaiki sistem pelayanan kesehatan agar lebih berpihak kepada pasien serta mengedepankan nilai kemanusiaan dibanding prosedur administratif semata.

Baca Juga :  Salah Satu Langkah Preventif Antisipasi Kebakaran, Lapas Pekanbaru Rutin Lakukan Pengecekan APAR

Singkatnya, Prosedur yang dibuat pihak rumah sakit saat ini kebanyakan tidak mengedepakan kemanusiaan, tapi lebih mengedepankan aturan yang dinilai berdampak buruk bagi masyarakat, “utamakan kesehatan pasien dan hargai nyawa manusia, abaikan aturan yang dinilai bertolak belakang dengan hati nurani,” tutupnya. (Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya
Tabrak Truk Tangki, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewas Ditempat
Kado HUT Pekanbaru ke 242, Pemko Siapkan Khitanan Massal Gratis Bagi 1.100 Anak
Kasus Dugaan Bullying dan Pengeroyokan Terjadi di SMK Pertanian Riau, Polisi Lakukan Penyelidikan
DPD LIRA Pekanbaru Gelar Program Jumat Berbagi, Salurkan Sembako kepada Warga di Marpoyan Damai
Sempat Langka dan Harga Melonjak, Kini Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Mulai Stabil
PSBN Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Kebersamaan Jadi Spirit Utama
Gelper Diduga Bebas Beroperasi di Ukui, Frans Sibarani: Jangan Sampai APH Kalah oleh Bandar

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:24 WIB

Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:01 WIB

Tabrak Truk Tangki, Pengendara Motor di Pekanbaru Tewas Ditempat

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:23 WIB

Kado HUT Pekanbaru ke 242, Pemko Siapkan Khitanan Massal Gratis Bagi 1.100 Anak

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kasus Dugaan Bullying dan Pengeroyokan Terjadi di SMK Pertanian Riau, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:22 WIB

Sempat Langka dan Harga Melonjak, Kini Pasokan dan Harga Minyakita di Pasaran Mulai Stabil

Berita Terbaru