Menyambut Babak Baru Dalam Kepemimpinan Industri Kripto

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | Jakarta – Dunia kripto bergerak cepat dan dinamis, exchange pertama dan terbesar di Indonesia, INDODAX, ikut menyesuaikan langkah.

Mulai 19 Mei 2025, Oscar Darmawan akan mengambil peran baru sebagai Chairman, sementara William Sutanto resmi menjadi CEO (Chief Executive Officer) INDODAX setelah sebelumnya menjabat sebagai CTO (Chief Technology Officer). Pergantian posisi ini mencerminkan upaya perusahaan untuk terus berkembang dan merespons dinamika industri aset digital yang kian kompleks.

Dalam posisi barunya, Oscar akan lebih fokus membentuk arah strategis jangka panjang serta memperkuat relasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri. Ini merupakan bagian dari langkah menyeluruh INDODAX untuk terus bertumbuh di tengah lanskap blockchain yang terus berubah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah 11 tahun lebih, saya merasa saatnya membawa energi baru di kursi CEO. Saya yakin William dengan pengalamannya di sisi produk dan teknologi akan mampu membawa INDODAX ke level berikutnya. Saya sendiri akan tetap aktif mendorong strategi jangka panjang perusahaan,” ujar Oscar Darmawan.

Oscar menambahkan bahwa William Sutanto sudah dikenal luas di kalangan komunitas kripto berkat kontribusinya dalam mengembangkan teknologi platform INDODAX sejak awal berdiri. “Penunjukan ini diharapkan dapat membawa semangat dan perspektif baru untuk menjawab tantangan industri kripto yang terus berkembang,” ujar Oscar.

Baca Juga :  Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya

Pergantian ini menjadi bagian dari komitmen INDODAX untuk terus tumbuh dan berinovasi, menghadirkan layanan aset kripto yang aman, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pasar masa kini.

“Merupakan suatu kehormatan untuk terus menjadi bagian dari perjalanan INDODAX dalam peran baru sebagai Chairman. Dengan pengalaman panjang yang kami miliki, saya yakin INDODAX akan terus menjadi pemimpin dalam industri ini,” ujar Oscar Darmawan.

“Sebagai Chairman, saya akan terus mendukung visi strategis perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia. Dengan fokus pada inovasi berkelanjutan dan kemitraan strategis, saya yakin INDODAX akan semakin memperkokoh posisinya sebagai pemilik market share terbesar di dalam industri  crypto exchange,” imbuhnya.

Selain itu, INDODAX mengucapkan terima kasih kepada Oscar Darmawan atas dedikasi dan kepemimpinannya selama lebih dari satu dekade. Oscar Darmawan telah membawa INDODAX menjadi crypto exchange pertama dan terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Dengan lebih dari 8 juta member terdaftar dan volume transaksi bulanan mencapai Rp24 triliun, INDODAX terus memimpin industri crypto exchange di Indonesia.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Riau Pastikan Kesiapan Jalur Menuju Pacu Jalur di Tepian Narosa

Platform ini juga berhasil menarik lebih dari 10.000 anggota baru setiap hari dengan total aplikasi yang telah diunduh lebih dari 8 juta kali.

Komitmennya terhadap ekosistem kripto yang sehat juga diakui melalui penghargaan Perusahaan Taat Pajak 2022. Sebagai pelopor industri blockchain di Indonesia, Oscar juga menjadi pemilik gelar dan rekor MURI menjadi orang pertama Master of Blockchain & Digital Currency yang mendukung perannya dalam memajukan teknologi ini di Indonesia.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada William Sutanto, teman dan partner setia yang turut mendirikan INDODAX bersama Oscar Darmawan. Sebagai Co-Founder dan mantan CTO, William telah membangun infrastruktur teknologi INDODAX sejak awal, serta memperkenalkan berbagai inovasi produk dan layanan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Oscar, seluruh pemegang saham, dan jajaran direksi atas kepercayaan yang telah diberikan. Saya juga memohon dukungan dan arahan dari seluruh stakeholder untuk menjalankan tanggung jawab besar ini,” ujar William Sutanto.

Pria asal Semarang ini menegaskan komitmennya untuk membawa INDODAX semakin kompetitif, baik di pasar lokal maupun global.

“Saya menyadari tantangan yang semakin besar, mulai dari kepatuhan regulasi, kondisi pasar, hingga meningkatnya persaingan. Kami akan menghadapi semua itu dengan prinsip kehati-hatian dan strategi yang matang,” tegas William.

Baca Juga :  Tidak Sinkronnya Data Desa Belum Berlistrik, Bahlil: Kalian habis ini ketemu sama saya ya. Kurang ajar kalian ini!

William juga menyampaikan keprihatinannya terhadap sentimen negatif terhadap beberapa startup di Indonesia yang gagal dikelola dengan baik.

“Saya memastikan bahwa INDODAX akan terus dikelola secara pruden untuk menjaga kepercayaan konsumen, investor, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Ke depan, William akan mendorong percepatan adopsi teknologi blockchain dan peningkatan literasi kripto secara merata, baik melalui platform online maupun kegiatan offline.

“Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, saya yakin INDODAX dapat menjadi crypto exchange yang semakin terbesar, tepercaya, dan aman di Indonesia,” pungkasnya.

Pergantian ini juga mencerminkan kesiapan INDODAX untuk menghadapi tantangan dan peluang baru dalam industri kripto yang dinamis. Selama masa transisi, operasional perusahaan akan tetap berjalan secara normal, dan INDODAX berkomitmen untuk terus membangun ekosistem kripto yang positif di Indonesia melalui berbagai inisiatif yang relevan. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, perusahaan akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis aset kripto. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jum’at Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga di Marpoyan Damai
Klarifikasi Pemprov Riau Tak Redam Sorotan, SPKN Pertanyakan Dominasi Vendor dalam Pengadaan Rp320 Juta
Walikota Agung Nugroho Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Pekanbaru, SMP Negeri dan Swasta Digratiskan
Mutasi 307 ASN DPRD Riau Disorot, LBH LMP Riau Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Asas Pemerintahan
Ombudsman Riau Kawal SPMB 2026, Masyarakat Diminta Laporkan Kecurangan
Polisi Buru Pelaku Penusukan Terhadap Ayah dan Anak di Pekanbaru
Polsek Lirik Pantau Pembesaran 10.000 Bibit Lele Milik BUMDes Rejosari
Cegah Abrasi dan Banjir, Kodim 0302/Inhu Lakukan Aksi Nyata Bersama Warga Hijaukan Bantaran Sungai

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:22 WIB

Jum’at Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Kembali Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga di Marpoyan Damai

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:52 WIB

Klarifikasi Pemprov Riau Tak Redam Sorotan, SPKN Pertanyakan Dominasi Vendor dalam Pengadaan Rp320 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:50 WIB

Walikota Agung Nugroho Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Pekanbaru, SMP Negeri dan Swasta Digratiskan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:37 WIB

Mutasi 307 ASN DPRD Riau Disorot, LBH LMP Riau Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Asas Pemerintahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Ombudsman Riau Kawal SPMB 2026, Masyarakat Diminta Laporkan Kecurangan

Berita Terbaru