SUARANEWS86.COM || Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta masyarakat untuk memulai gerakan menanam cabai di pekarangan rumah untuk mengatasi lonjakan harga menjelang Ramadan.
Tito mengungkapkan, bahwa cabai adalah tanaman yang mudah untuk dibudidayakan dan cepat panen.
“Karena tanaman yang mudah ditanam mudah juga dipanen, cepat panen, cuma (tidak sedikit daerah yang) ketergantungannya sangat tinggi kepada daerah-daerah yang surplus (hasil panennya),” ujar Tito dalam keterangan pers yang disampaikannya, Senin (17/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan dari Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah komoditas pangan sudah mulai mengalami lonjakan harga di berbagai daerah di minggu kedua Februari 2025.
Jadi, ia menekankan kepada pemerintah daerah (pemda) untuk selalu mewaspadai kenaikan harga komoditas jelang Ramadan.
Kenaikan komoditas yang dimaksud yakni, cabai merah mengalami kenaikan di 196 kabupaten/kota, lalu minyak goreng di 166 kabupaten/kota, dan gula pasir di 148 kabupaten/kota.
Lebih lanjut, komoditas yang juga menjadi perhatian yaitu cabai rawit dan bawang putih.
“Kita harus waspada terhadap kenaikan harga cabai merah, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, dan bawang putih,” ucap Tito
Sementara untuk bawang putih, Tito mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar mencari solusi dalam mencegah kelangkaan menjelang bulan suci Ramadan.
Tito juga menyampaikan, bahwa ia akan segera melaporkan hasil Rakor Pengendalian Inflasi Daerah kepada Presiden Prabowo Subianto, kemudian meminta arahan lebih lanjut agar harga komoditas tetap stabil jelang Ramadan dan Lebaran 2025.
“Saya akan melaporkan hasil Rakor Inflasi ini kepada Pak Presiden untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” ucapnya. **
Editor : Reza

























