Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus, Minta Klarifikasi Penggunaan Anggaran DPRD Kampar

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | PEKANBARU — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Larshen Yunus, meminta Klarifikasi Penggunaan Anggaran DPRD Kabupaten Kampar yang diduga kuat Tidak Transparan.

Menurut Larshen Yunus, penggunaan anggaran DPRD Kabupaten Kampar haruslah transparan dan akuntabel. “Kita meminta klarifikasi penggunaan anggaran DPRD Kampar, terutama terkait dengan penggunaan anggaran paripurna yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan,” kata Larshen Yunus dalam siaran persnya.

Larshen Yunus juga menyebutkan bahwa ada beberapa indikasi penyelewengan anggaran DPRD Kampar, seperti penggunaan anggaran paripurna yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan, serta penggunaan anggaran untuk kegiatan yang tidak jelas.

“Kita meminta ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi, untuk melakukan klarifikasi penggunaan anggaran DPRD Kampar dan memastikan bahwa penggunaan anggaran tersebut sesuai dengan ketentuan,” kata Larshen Yunus, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau.

Sementara itu, Larshen Yunus juga berencana melaporkan Sekretaris DPRD Kampar, Ramlah ke pihak berwajib terkait dengan dugaan penyelewengan anggaran DPRD Kampar.

“Kita akan melaporkan Ramlah ke pihak berwajib terkait dengan dugaan penyelewengan anggaran DPRD Kampar,” kata Larshen Yunus.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu tegaskan lagi, bahwa apabila temuan penyelewengan anggaran di DPRD Kampar benar adanya, maka Ramlah akan segera dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). “Kita akan melaporkan Ramlah ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau maupun ke Bagian Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau,” tegas Larshen Yunus, yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran.

Baca Juga :  Buzzer Merusak Ekosistem Medsos, DPR Usul Pelarangan Akun Ganda di Platform Medsos

Larshen Yunus juga menekankan bahwa penyelewengan anggaran di DPRD Kampar harus ditindaklanjuti dengan serius. “Kita tidak akan membiarkan penyelewengan anggaran seperti itu berlanjut. Kita akan terus memantau dan meminta klarifikasi dari pihak terkait,” kata Larshen Yunus, hari ini Jum’at (14/2/2025).

Sementara itu, lagi-lagi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran Larshen Yunus juga mengingatkan, agar Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera bertindak sesuai dengan model kasus seperti ini. “APH harus bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus penyelewengan anggaran seperti ini,” tegas Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya, bersama-sama Tim Advokasi Hukum DPD KNPI Provinsi Riau dan DPP GARAPAN. (Rls)

Baca Juga :  "New Paragon Kembali Buka, KNPI Riau Sindir Pemko: 'Perbanyak Diskotik, Jangan Dengarkan Tokoh Masyarakat!"

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka
Persoalan Gaji CS Proyek RS Otak dan Jantung, Disnakertrans Riau Akan Turunkan Tim Pengawas
BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat
Rotasi Jabatan Kembali Dilakukan, Wako Agung Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya!
Riau Kejar Pembangunan Fisik, Hak Pendidikan Dipertanyakan: BOSDA dan SMAN 20 Tak Kunjung Tuntas
Bersama Mahasiswa Riau Turun Aksi di Jakarta, Maulana Ikhsan Desak Polri Bongkar Dalang Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden
Dari Liga Olahraga hingga OSN, MKKS Pekanbaru Bangun Ekosistem Prestasi Siswa
Upah 30 Pekerja CS Proyek RS Otak dan Jantung Pekanbaru Sempat Tersendat, Pembayaran Mulai Mengalir

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 03:14 WIB

BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka

Kamis, 5 November 2026 - 16:31 WIB

BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat

Kamis, 5 November 2026 - 13:28 WIB

Rotasi Jabatan Kembali Dilakukan, Wako Agung Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya!

Kamis, 5 November 2026 - 00:14 WIB

Riau Kejar Pembangunan Fisik, Hak Pendidikan Dipertanyakan: BOSDA dan SMAN 20 Tak Kunjung Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 18:45 WIB

Bersama Mahasiswa Riau Turun Aksi di Jakarta, Maulana Ikhsan Desak Polri Bongkar Dalang Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page