Kegiatan Dinkes Pelalawan Tahun 2024 Beraroma Korupsi, DPP SPKN Segera Buat Laporan

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Dewan pimpinan pusat solidaritas peduli keadilan Nasional (DPP SPKN) menyoroti kegiatan Dinas Kesehatan Pemkab Pelalawan atas proyek Pengadaan alat Pengecekan Kesehatan Tahun Anggaran 2024.

Sekjen DPP SPKN, Frans Sibarani dalam rilisnya pada Selasa (2/4/26) menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2024, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Kesehatan Pelalawan melakukan kegiatan pengadaan alat Pengecekan Kesehatan dengan nilai anggaran sebesar Rp4.765.132.100 dengan kontraktor pelaksana PT.Sintesa Inti Nusa,” terang Frans Sibarani.

Disebut, Dinas Kesehatan Pelalawan melakukan pengadaan alat Pengecekan Kesehatan pada tahun 2024 yang dilaksanakan PT Sintesa Inti Nusa dengan total nilai pengadaan sebesar Rp.4.765.132.100 berupa:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Paket Bundling Uric Acid Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet senilai Rp.1,499,400,100

Baca Juga :  Dugaan Aktivitas Penimbunan Bahan Bakar Subsidi Di SPBU 14.275.575 Sungai Batuang, Polres Sijunjung Diminta Bertindak Tegas

2. Paket bundling cholesterol strip + alkohol swab + handscoon + blood Lancet Set 1,403,532,000

3. Paket Bundling Glucose Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet 1,862,200,000

Berdasarkan penelusuran Tim Investigasi diperoleh data dan informasi sebagai berikut:

– Bahwa paket Paket Bundling Uric Acid Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet ditemukan dengan perkiraan harga sekitar Rp.125.000 sampai dengan Rp.200.000 dengan isi 100 pcs.

– Bahwa Paket Bundling Cholesterol Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet ditemukan dengan harga Rp.Rp.150.000 sampai dengan Rp.250.000 dengan isi 100 pcs.

– Bahwa Paket Bundling Glucose Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet ditemukan dengan harga Rp. 250.000 sampai dengan Rp.500.000 dengan isi 100 pcs.

Baca Juga :  Walikota Pekanbaru Kecewa, Jumlah Armada Angkutan Sampah Jauh Berkurang dari Sebelumnya

– Berdasarkan perhitungan sementara jika pembelian Paket Bundling Glucose Strip + Alkohol Swab + Handscoon + Blood Lancet dengan nilai total Rp.1,862,200,000 maka diperoleh sebanyak 3.700 Paket dengan isi sebanyan 37.000 pcs alat.

– Bahwa menurut informasi yang diperoleh pengadaan alat kesehatan ini digunakan untuk cek kesehatan anggota KPPS Kabupaten Pelalawan pada pemilu Tahun 2024

– Bahwa diketahui terdapat sebanyak 7.650 petugas yang terpilih pada Pemilu 2024 yang tersebar di seluruh Kecamatan di kabupaten Pelalawan.

dari Uraian diatas dapat kami Simpulkan

1. Terdapat Mark-Up Harga dan Volume pada pengadaan Alat kesehatan tahun anggaran 2024, hal ini diketahui dari pengecekan harga melalui marketplace maupun toko Alat Kesehatan di Pekanbaru.

Baca Juga :  Selama Sepekan, TNI AL Bongkar Pagar Laut Sejauh 11,75 Km

2. Bahwa jumlah volume Pengadaan dianggap terlalu besar mengingat anggota KPPS yang mendaftar dan melakukan pengecekan tidak sampai 10.000 petugas untuk Kabupaten Pelalawan. Sementara itu pengadaan alat cek kesehatan mencapai 37.000 pcs, sehingga dapat dianggap sebagai pemborosan sehingga menimbulkan kerugian negara.

Frans sampaikan adanya dugaan korupsi yang kami sampaikan, maka untuk itu kami tim DPP SPKN segera buat laporan dan menghimbau seluruh wartawan dan LSM/aktivis yang ada di Riau mari observasi kegiatan ini hingga mendapatkan adanya titik terang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pelalawan, H. Asril K, SKM, M.Kes
yang di coba konfirmasi, namun hingga berita ini dilansir belum membuahkan hasil.(Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekanbaru jadi Pilot Project Program MBG Konsep Prasmanan di Riau, Dimulai Senin 9 November
Pemko Pekanbaru Segera Usulkan Seluruh Nama PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu
Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru
BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka
Persoalan Gaji CS Proyek RS Otak dan Jantung, Disnakertrans Riau Akan Turunkan Tim Pengawas
BASMI Riau Bongkar Polemik Seragam SMPN 3 Siak Hulu, Dugaan Mencari Keuntungan Pribadi dari Siswa Mencuat
Rotasi Jabatan Kembali Dilakukan, Wako Agung Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:56 WIB

Pekanbaru jadi Pilot Project Program MBG Konsep Prasmanan di Riau, Dimulai Senin 9 November

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WIB

Pemko Pekanbaru Segera Usulkan Seluruh Nama PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jumat, 6 November 2026 - 17:24 WIB

Diduga Sekolah dan Komite Kelola Seragam, BASMI Riau Desak Disdikpora Kampar Periksa SMPN 3 Siak Hulu

Jumat, 6 November 2026 - 11:44 WIB

Jangan Jadikan Rotasi Tameng Persoalan! BASMI Riau Soroti Pelantikan Mantan Kadinkes Pekanbaru

Jumat, 6 November 2026 - 03:14 WIB

BEM Riau Bongkar Carut-Marut Prioritas Anggaran: BOSDA Tak Jelas, Seragam Gratis Batal, Twin Tower Mengemuka

Berita Terbaru

Nasional

BSU Rp 900 Ribu Mulai Cair Bulan Ini, Cek Syarat Penerimanya

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:39 WIB

You cannot copy content of this page